logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 OLAHRAGA
Line

Papua Waspadai Jateng

PALEMBANG- Hasil kurang memuaskan yang dicapai tim sepak bola Jateng dan Papua pada laga pertama menjadikan kedua kesebelasan sama-sama menargetkan kemenangan pada pertandingan kedua Grup C di Stadion Kamboja Palembang, sore ini pukul 16.00. Partai lain di grup ini, Sumbar melawan Kalsel, yang dimulai pukul 14.00.

Pada pertandingan pertama, Jateng dikalahkan Sumbar 0-1. Sedangkan Papua bermain imbang tanpa gol melawan Kalsel. ''Tidak ada cara lain bagi kami, kecuali memenangi pertandingan atas Papua,'' kata Pelatih Sartono Anwar kepada Suara Merdeka, kemarin.

Peluang Jateng memang lebih berat ketimbang Papua. Jika kalah lagi, praktis Modestus dkk harus segera angkat kopor pada 3 September, atau sehari setelah pembukaan. Tetapi kalau seri, harus menunggu hasil pertandingan Kalsel-Sumbar dan Sumbar-Papua, Jumat (3/9) lusa. Itu pun dengan catatan Jateng berhasil mengalahkan Kalsel di pertandingan terakhir, yang juga digelar 3 September.

Juara dan runner-up Grup A, B, dan C maju ke babak kedua. Enam tim ini akan dibagi lagi menjadi dua grup. Dua terbaik lolos ke semifinal.

Bermain All Out

Pelatih Papua, Theo Daat, menginstruksi timnya agar bermain all out. Meski hasil seri cukup aman, dia tidak mau berspekulasi. Karena itu, Jateng akan dijadikan sasaran untuk merebut tiga poin. ''Kalau bisa menang, kenapa harus seri? Paling aman adalah memenangi pertandingan kedua ini,'' katanya.

Mengenai kekuatan Jateng, Theo menyebut tim tersebut memiliki materi pemain yang bagus. Dengan latar belakang klub-klub peserta Liga Bank Mandiri, Jateng layak diunggulkan. ''Seharusnya Jateng bisa menang atas Sumbar. Namun saya tidak tahu mengapa mereka main jelek, sehingga kalah''.

Dengan kondisi demikian, pihaknya justru mewaspadai kebangkitan Jateng. Sudah bisa dipastikan tim yang baru gagal memenuhi target akan mengambil kompensasi pada pertandingan berikutnya. ''Ya, saya harus mewaspadai kebangkitan Jateng. Kami harus hati-hati,'' tandasnya.

Pernah Bertemu

Sebenarnya Jateng dan Papua sudah pernah bertemu dalam uji coba di Solo beberapa waktu lalu. Saat itu kedua tim berbagi skor 2-2. ''Namun hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan mengenai kekuatan masing-masing tim. Saat itu kami kan hanya mencoba-coba. Demikian pula Papua. Jadi masih ada kelemahan yang

sekarang sudah ditingkatkan,'' ungkap Sartono.

Tapi, kata mantan pelatih PSIS ini, permainan Papua ketika melawan Kalsel bisa dijadikan referensi penting.

Menurut pengamatannya, tim asal kawasan timur Indonesia itu lebih banyak mengandalkan power.

Sedangkan soal teknis, dia tak terlalu risau karena para pemainnya juga memiliki skill yang tak kalah.

Untuk menghadapi tipe permainan lawan, Sartono mengingatkan para pemainnya agar lebih disiplin. ''Saat melawan Sumbar, anak-anak tidak bermain dengan karakter aslinya. Saya berharap mereka bisa bermain penuh disiplin,'' katanya. (A4-48)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA