logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 OLAHRAGA
Line

Binaraga Optimistis

SEMARANG - Tim binaraga Jateng harus optimistis bisa berbuat banyak di PON XVI Palembang. Keyakinan itu didasarkan atas persiapan yang baik, dan terprogram.

"Secara teknis, para binaragawan sudah tak ada masalah. Namun faktor nonteknis juga harus diperhitungkan," kata Yudan Roesgijanto, salah seorang ofisial tim Jateng, kemarin.

Sebenarnya, lanjut dia, untuk menentukan juara satu, dua, dan seterusnya bukan perkara sulit. Namun dalam binaraga, faktor senioritas, kedaerahan dan subjektivitas tak bisa diabaikan. Untuk itu, sisi nonteknis harus dipikirkan masak-masak. Di PON Palembang, Jateng menurunkan enam binarawagan. Mereka adalah Agus Wahono di kelas 60 kg, Tigor Tukiman (65 kg), Meni (70 kg), Taat Pribadi (75 kg), M Kuat (80 kg) dan Budi Martono (85 kg).

Yudan berharap pengurus PABBSI Jateng tetap memperhatikan para atlet seusai PON. Jangan hanya karena mau tampil di PON, mereka mendapat perhatian khusus. Masa depan mereka perlu dipikirkan, baik yang berhasil meraih medali maupun yang tidak.

"Masa depan mereka sebaiknya juga perlu dipikirkan. Siapa pun membutuhkan jaminan masa depan," tandasnya. Dia mendukung siapa pun yang mendukung persiapan Taat Pribadi dan kawan-kawan. Menjelang pertandingan, atlet harus disokong penuh, jangan sampai tertekan.

Pada kesempatan ini dia mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur H Mardiyanto selama ini. Gubernur telah menjanjikan untuk memberikan bantuan dana pengiriman binaragawan Jateng ke Kejuaraan Asia di Kuala Lumpur, Malaysia, Oktober mendatang. Dukungan seperti ini kami butuhkan demi peningkatan prestasi atlet. " imbuhnya. (A7-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA