logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 MURIA
Line

Pencuri Komputer Merajalela di Kudus

  • Semalam 33 Unit Digondol

KUDUS- Kawanan spesialis pencuri komputer pada dini hari kemarin, beraksi di tiga tempat. Ketiga sasaran pencurian tersebut, yaitu di SMK Negeri Kudus, SMK Muhammadiyah Kudus, dan Kantor Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA) wilayah Sungai Serang, Lusi, dan Juwana.

Di tiga tempat tersebut pencuri menggondol 33 unit CPU dan sebuah printer. Menurut sumber Suara Merdeka, pencurian serempak dalam semalam di tiga tempat terpisah tersebut baru kali ini terjadi.

Salah seorang penjaga SMK Negeri Sugiyono, menemukan tiga unit CPU di taman dekat laboratorium komputer sekitar pukul 05.30. Sementara itu kedua penjaga yang lain, Uyik dan Sutrisno, mengaku pada pukul 02.30 masih terjaga serta belum ada tanda-tanda adanya pencurian.

Kepala Sekolah SMK Negeri Kudus Dra Sri Retnowati mengungkapkan, pihaknya kehilangan 18 unit CPU Pentium 4 di Laboratorium Komputer I, 7 unit CPU Pentium 4, dan 1 unit CPU Pentium 3 di Laboratorium Komputer II.

Untuk sementara, ke-991 siswa tersebut belum dapat melakukan praktik komputer seperti semula. Selanjutnya, pihak sekolah memberikan materi dalam bentuk teori untuk mengganti sesi praktik tersebut.

''Kami sangat mengharapkan agar pihak terkait dapat memberikan solusi atas kejadian itu, supaya kegiatan belajar mengajar siswa, terutama praktik komputer tidak terganggu,'' ujarnya.

Setelah beraksi di SMK Negeri Kudus, pencuri itu diduga masih merupakan kelompok yang sama, menyatroni SMK Muhammadiyah Kudus. Di tempat itu, kawanan pencuri berhasil menyikat 4 unit komputer, dengan satu unit di antaranya berhasil ditemukan di halaman sekolah tersebut.

Terakhir, pencuri berhasil menggondol tiga unit komputer dan satu unit printer di Kantor Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Seluna. Menurut salah seorang pegawai administrasi, Purwadi, tiga unit komputer itu berisi data pemetaan lokasi yang telah dan sedang dikerjakan instansi tersebut.

Kapolres Kudus melalui Kasatreskrim AKP Dodo Marsodo, membenarkan kejadian hal itu. Sementara itu, Kapolsek Kaliwungu AKP Bagus S, yang di kedua wilayahnya terjadi pencurian komputer yaitu SMK Muhamadiyah dan Kantor BPSDA, mengatakan ada dugaan ketiga peristiwa itu dilakukan oleh satu kelompok tertentu. Bahkan, berdasarkan jenis barang dan modus yang ditemukan, bukan tidak mungkin kejadian itu merupakan sindikat.

''Tetapi, untuk memastikan hal itu, perlu dilakukan penyidikan lebih lanjut,'' tandasnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan, pihaknya memperkirakan pencuri memang beraksi terlebih dahulu di SMK Negeri, kemudian menyatroni SMK Muhammadiyah, dan terakhir menggasak Kantor BKSDA Seluna. ''Sekali lagi, hal itu masih menunggu penyidikan yang akan dilakukan,'' tegasnya. (ton-90b)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA