logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 KEDU & DIY
Line

Pelantikan DPRD Diwarnai Demo

YOGYAKARTA- Pelantikan anggota Dewan Provinsi DIY periode 2004-2009, Selasa (31/8) kemarin, disambut unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Rakyat Peduli Yogyakarta (FRPY) di halaman gedung wakil rayat Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Meski disambut aksi unjuk rasa, upacara pelantikan anggota Dewan tetap berjalan lancar dan aman. Hadir dalam pelantikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur DIY KGPAA Sri Paduka Paku Alam IX, Danrem 072 Pamungkas Kolonel Suwarno, Kapolda DIY Brigjen Pol Drs Suherman, dan para pejabat lain.

Dalam unjuk rasa yang digelar mulai pukul 09.00 tersebut, para mahasiswa dan organisasi masyarakat minta kepada anggota Dewan mendatang agar lebih transparan dan terbuka dalam mengambil kebijakan. Untuk mewujudkan keinginan masyarakat dan rakyat Yogyakarta, seusai pelantikan para wakil rakyat perlu mengadakan kontrak politik.

Mau Mendengar

Sementara di dalam para anggota Dewan bersidang, di luar gedung para pengunjuk rasa tetap menggelar aksi sambil berorasi dengan membawa bendera dan spanduk serta poster. Poster dan spanduk yang mereka bawa, pada intinya kepada anggota Dewan mendatang agar lebih bisa bertindak arif dan mau mendengarkan aspirasi rakyat.

Setelah pelantikan, Ketua Sementara Dewan Juwarta (PDI-P) didampingi Basuki Rahmat (PAN), Takdir Ali Mukti (PAN), Arif Rahman Hakim (PKS), Nasrudin (PAN) dan lain-lain, menemui para pengunjuk rasa di halaman gedung DPRD DIY.

''Kami bangga Bapak-bapak wakil rakyat bersedia menemui kami, meski kami harus menunggu lama,'' kata Roni Ardiansyah, koordinator aksi.

Di hadapan anggota Dewan, Roni meminta kepada mereka untuk bersedia melakukan kontrak politik dengan para pengunjuk rasa. Perjanjian kontrak politik itu, antara lain anggota Dewan bersedia menjalankan amanah rakyat Yogyakarta dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya dengan mengedepankan prinsip keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Anggota DPRD DIY yang disumpah ada 55 orang. Mereka berasal dari sembilan partai dan PDI-P tetap berada di posisi puncak dengan 15 wakilnya. Di susul PAN (11), Partai Golkar (8), PKB (6), PKS (6), PPP (3), PKPB (3), PD (2), dan PBB (1).

Mendagri Hari Sabarno dalam sambutan tertulis yang dibacakan Gubernur DIY Hamengku Buwono X meminta para wakil rakyat menghayati tujuan dan fungsi konstitusi. Yakni memperkuat dan memberdayakan negara, memantapkan nilai-nilai bangsa, mempersiapkan stabilitas negara, melindungi kebebasan rakyat, melakukan penataan nasional dan daerah serta menjaga keberlangsungan negara.(sgt,D19-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA