logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 KEDU & DIY
Line

Gabung ke FPDI-P Tak Sesuai Aspirasi

  • DPD Partai Demokrat Diminta Bertindak

MAGELANG- Tiga wakil Partai Demokrat yang bergabung ke Fraksi PDI-P DPRD Kota Magelang menimbulkan reaksi, tidak hanya dari kadernya tetapi juga simpatisan SBY-JK. Reaksi serupa juga muncul dari pengurus dan kader PKPI, setelah wakil satu-satunya juga ikut bergabung ke fraksi tersebut.

Hari Kuntoro, pengurus ranting Partai Demokrat Kelurahan Gelangan menegaskan, pihaknya tidak setuju dengan langkah Endang Sulistyowati SH (ketua DPC-Red) bergabung dengan Fraksi PDI-P.

''Setelah mendapat berita bergabung, Senin (30/8) malam para kader dan simpatisan berkumpul. Otomatis, secepatnya kami akan menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPC. Sebab, yang dia lakukan tidak sesuai dengan aspirasi para kader dan simpatisan,'' tegasnya.

Dengan kaitan itu, mereka akan berkonsultasi dengan DPD Partai Demokrat Jateng untuk menanyakan, apakah Subiyakto (Ketua DPD-Red) sudah dihubungi Endang, sebelum dia memutuskan bergabung ke Fraksi PDI-P. ''Endang sudah mengkhianati aspirasi para kader dan simpatisan SBY-JK. Karena itu, DPD secepatnya harus mengambil tindakan.''

Seperti diberitakan, tiga anggota Partai Demokrat di DPRD Kota Magelang menyatakan diri bergabung dengan Fraksi PDI-P. Kekuatan fraksi itu masih ditambah seorang wakil dari PKPI yang notabene sejak pemilu presiden dan wakil presiden putaran pertama partai pimpinan Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat itu mendukung SBY-JK (Suara Merdeka, 31/8).

Salah seorang anggota tim sukses SBY-JK, Bintoro SE, menilai, keputusan Endang itu juga menimbulkan gejolak di dalam tim sukses. ''Kami segera mengambil sikap. Apalagi menghadapi pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua, Endang yang seharusnya bertindak sebagai leading sector malahan tidak pernah ikut rapat dengan tim sukses. Alasannya, sibuk menjadi anggota DPRD,'' tandas Bintoro.

Tidak Peka

Sementara itu, Ketua DPK PKPI Kota Magelang HM Ma'ful menyebutkan, Sriyanto BSc yang merupakan satu-satunya wakil partai itu di DPRD ternyata adalah wakil rakyat yang tidak peka dengan kondisi yang berkembang saat ini. ''Kalau dia menyatakan alasannya bergabung karena tidak ada instruksi dari pusat, seharusnya dia peka terhadap keadaan sekarang. Lebih baik menjadi anggota DPRD nonfraksi sambil menunggu instruksi turun.''

Ma'ful yang juga Ketua Tim Sukses SBY-JK mengemukakan, secara khusus instruksi memang belum ada tetapi sudah tersurat bahwa PKPI sejak awal mendukung SBY-JK. ''Secara lisan kejadian ini sudah saya laporkan ke DPP Jateng ataupun DPN di Jakarta. Laporan tertulis menyusul hari ini,'' tandasnya.

Mantan anggota DPRD Kota Magelang 1999-2004 itu mengemukakan, sejak ditetapkan sebagai calon anggota legislatif terpilih hingga dilantik pada Senin lalu, belum pernah sekalipun Sriyanto menghubungi Sekretariat DPK PKPI. Karena tidak pernah berkoordinasi, dia mengambil langkah keliru serta tidak mengindahkan keputusan partai. (P60-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA