logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 01 September 2004 EKONOMI
Line

Internasionalisasi Bandara Tingkatkan Investasi

SEMARANG-Internasionalisasi Bandara A Yani membawa angin segar bagi investasi di Jateng. Jika kondisi keamanan tetap kondusif sebagaimana sekarang, maka diperkirakan nilai investasi yang masuk tahun depan bisa mencapai Rp 3 triliun-Rp 4 triliun.

Demikian diungkapkan oleh Yeru Salimianto, Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jateng, kemarin. Angka tersebut meningkat Rp 200 juta hingga Rp 1,2 triliun dari estimasi tahun ini sebesar Rp 2,8 triliun baik dari investor asing maupun domestik.

"Asal fasilitas semakin lengkap dan pariwisata maju, minat investor ke sini pasti meningkat," tegasnya. Selama proses internasionalisasi bandara, kata dia, sektor pariwisata dirasakan makin membaik, terutama lewat pendirian beberapa hotel berbintang baru di Semarang.

Hingga April, lanjut dia, diluar dugaan BPM Jateng telah tercatat investasi senilai Rp 5,2 triliun. Angka itu melonjak dari perkiraan Rp 2,8 triliun selama setahun.

Perkayuan

Jika nilai investasi yang tercetak selama empat bulan tersebut tetap dalam tiga periode ke depan, maka akhir tahun nanti investasi ke provinsi ini diperkirakan bisa Rp 7 triliun hingga belasan triliun rupiah.

"September kami akan meresmikan 60-64 pabrik berskala menengah. Sebagaimana tahun-tahun lalu, sebagian besar bergerak di sektor perkayuan. Sektor industri lain yang diminati adalah agro dan tekstil," tuturnya.

Luigi Ribero, Ketua Asosiasi PMA Jateng mengungkapkan hal senada. Menurut dia, minat investor asing dipastikan akan naik setelah dibuka penerbangan langsung dari dan ke luar negeri di Semarang. (rei-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA