| Rabu, 01 September 2004 | BANYUMAS |
Pesantren Yadri DibangunPURWOKERTO-Pembangunan Pesantren Yayasan Daarul Istiqomah (Yadri), kemarin, dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan sejumlah kiai sepuh di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Purwokerto. Mereka antara lain KH Ahmad Thoha Alawai AlHafidz, pengasuh Pesantren At-Thohiriyah, Karangsalam Parakanonje, KH Habib Faisol. KH Syahri Afif Syahri Dawuhan Wetan, KH Johar Maknun Kalisalak, KH Chudlori Kebocoran, KH Abdussomad, KH Atiq Nurbani, dan Ketua MWC NU Kedungbanteng H Rohani. Pengasuh Pesantren Yadri KH Achmad Mansyur AlHafidz menyatakan bangunan pondok itu seluas 14 x 9 m. Bangunan dua lantai. Lantai bawah untuk auditorium, sedangkan bagian atas untuk tempat tidur santri. Diperkirakan pembangunan itu menghabiskan biaya Rp 250 juta. ''Saat ini kami mendapat bantuan dana dari Gubernur Rp 20 juta. Sisanya dari panitia dan swadaya masyarakat,'' katanya. Dia memohon doa restu agar pembangunan pesantren di Dukuh Kedunglemah, Kedungbanteng, Purwokerto, itu lancar dan kelak bermanfaat untuk umat. KH Ahmad Thoha AlHafidz menyatakan dalam catatan, tak ada pembangunan gedung yang berorientasi umat tidak jadi. ''Artinya, asal untuk kemaslahatan umat, pendidikan, masjid, pesantren, dan lain-lain, insya Allah selesai dengan sendirinya. Bisa cepat, bisa lambat. Mari kita dukung dengan sembur dan uwur,'' katanya. Sementara itu, Kepala Kelurahan Kedungbanteng Teguh Imam Deliyanto menyatakan bangga karena di desanya berdiri lagi satu bangunan pendidikan Islam. ''Kalau kita lihat dalam sejarah, pesantren selain menjadi tempat penggodokan santri juga basis perlawanan melawan penjajah Jepang,'' katanya. Tanpa pesantren, kata dia, mungkin Indonesia belum merdeka sampai sekarang. Pada era modern sekarang ini pesantren akan terus eksis menjadi benteng moral bangsa. ''Pergaulan bebas, obat-obatan terlarang, minuman keras, dan perilaku menyimpang lain tidak akan mungkin merambah masyarakat pesantren,'' tuturnya. Malam hari sebelumnya ratusan warga melakukan istighotsah di calon lokasi pondok. Hadir Teguh Riyadi SPd mewakili Kantor Dinas Pendidikan.(B13-86) |