logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 31 Agustus 2004 SALA
Line

Tiga Anggota DPRD Tidak Ikut Check Up

KARANGANYAR-Sehari setelah dilantik, anggota DPRD Karanganyar periode 2004-2009 secara serentak kemarin mengikuti pemeriksaan kesehatan atau check up di ruang OR Gedung DPRD. Dari 45 orang, ada tiga anggota Dewan yang tidak ikut, yaitu MD Sutarno (Partai Golkar), Nur Sanyoto (PDI-P), dan Agustinus Kurniawan (Partai Demokrat).

Belum diketahui alasan Nur Sanyoto dan Kurniawan tidak ikut.

Sedangkan MD Sutarno yang ditunjuk sebagai ketua sementara membantah ketidakikutsertaan dirinya dalam check up karena bersifat politis dan takut.

Apalagi bila dihubungkan dengan pencabutan keterangan sehat oleh tim kesehatan RSU beberapa waktu lalu. ''Saya tidak bisa ikut periksa atau check up hari ini, sebab sebelumnya saya belum berpuasa. Saya akan check up sendiri besok pagi (hari ini-Red) di Budi Sehat,'' kata MD Sutarno, kemarin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dia adalah satu dari tujuh anggota Dewan yang dinilai bermasalah. Keterangan sehatnya sebagai salah satu syarat pencalonan dicabut tim kesehatan RSUD Karanganyar.

Panwas menilai, MD Sutarno sebagai anggota Dewan bisa dibatalkan, jika dasar pencabutan dibenarkan. Sebab, syarat keterangan sehat sama kedudukannya dengan ijazah sebagai syarat administrasi pencalonan.

Berkaitan dengan pencabutan keterangan kesehatan MD Sutarno, Partai Golkar berencana akan menggugat dokter yang telah mencabut surat keterangan itu. Pasalnya, MD Sutarno merasa telah melakukan pemeriksaan di RSUD sebagaimana yang dilakukan caleg lainnya sebagai syarat administrasi. Partai Golkar juga menduga ada tekanan dari oknum-oknum tertentu, agar tim kesehatan mencabut surat keterangan.

''Saya sudah mempersiapkan pengacara untuk urusan ini,'' katanya.

Anggota DPRD dari PAN, Dra Endang Sri Handayani, mengatakan, pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh anggota DPRD tidak punya muatan politik tertentu. Hasil pemeriksaan itu tidak sampai membatalkan keanggotaan DPRD.

Pemeriksaan yang dilakukan pusat diagnostik Budi Sehat tersebut sifatnya rutin setahun sekali, untuk mngetahui kondisi kesehatan anggota Dewan.

''Mungkin kalau hasil pemeriksaan menunjukkan ada kenaikan kadar gula yang tinggi, anggota DPRD yang bersangkutan disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang berkadar gula tinggi. Demikian juga ketika kadar kolestrol mereka tinggi,'' katanya.

Tony Hatmoko, anggota DPRD dari Partai Golkar menambahkan, pemerikasaan kesehatan terhadap anggota DPRD dinilai cukup baik. Sebab pekerjaan kedewanan yang cukup banyak membutuhkan stamina atau kondisi kesehatan yang prima. (G8-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA