| Selasa, 31 Agustus 2004 | SALA |
Toko Vulkanisir Ban Diamuk ApiSUKOHARJO - Toko vulkanisir ban di Jalan raya Kepuh, Nguter, milik Sugiyo (41) warga Perum Telukan RT 1 RW 5 Grogol dini hari kemarin terbakar. Polisi masih menyelidiki sebab kebakaran yang menimbulkan kerugian Rp 15 juta tersebut. Menurut keterangan warga, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 03.00. Saat itu salah satu awak bus malam yang tengah melintas di depan lokasi kejadian berhenti karena melihat kebakaran. Saksi kemudian membangunkan saksi Sakino (24), warga Songgorunggi RT 1 RW 5 Kepuh, Nguter, yang berada di samping toko. ''Saya kaget ada yang membangunkan saat dini hari,'' kata Sakino kepada polisi. Sakino kemudian membangunkan warga lainnya. Mendengar ada kebakaran, warga langsung menuju lokasi untuk memadamkan api. Namun upaya warga tidak berhasil. Api cepat membesar dan membakar ban atau bahan karet lainnya. Sebagian warga melapor ke Mapolsek Nguter yang segera mengontak pemadam kebakaran. Selang beberapa saat, sebuah mobil pemadam kebakaran segera ke lokasi membantu warga. Karena api semakin besar, petugas pemadam meminta tambahan sebuah mobil pemadam. Warga pun semakin bersemangat untuk memadamkan api. Warga juga bahu-membahu menyelamatkan barang-barang dari rumah-rumah yang berdekatan dengan lokasi kebakaran. Upaya keras warga itu membuahkan hasil. Sekitar satu jam api berhasil dipadamkan. Menurut keterangan korban, kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 juta, yang terdiri atas satu bangunan dari kayu yang berfungsi sebagai gudang ban dan 470 buah ban. ''Saya tidak menyangka akan terjadi kebakaran seperti itu. Namun kami bersyukur api dapat dipadamkan dan tidak merembet ke rumah warga.'' Kapolres Sukoharjo, AKBP Drs Bambang Rudy Pratiknyo SH MM, didampingi Kapolsek Nguter AKP Khamdani S Sos mengatakan, pihaknya masih menyelidiki sebab-sebab kebakaran. (G10-49i) |