| Selasa, 31 Agustus 2004 | SALA |
UNS Surati 557 Calon Mahasiswa yang Tidak Lakukan RegistrasiKENTINGAN - Rektorat UNS Surakarta melayangkan surat ke 557 calon mahasiswa yang diterima di universitas itu melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Nasional, tetapi tidak melakukan registrasi. Menurut Pembantu Rektor (PR) I, Dr Ravik Karsidi MS, surat yang ditujukan secara perorangan itu telah dikirim Kamis (26/8) lalu. "Kami harus melayangkan surat, karena ternyata banyak juga yang belum tahu tentang jadwal registrasi yang berlangsung Senin-Rabu (23-25/8) lalu. Nyatanya, setelah jadwal registrasi usai masih ada beberapa calon mahasiswa yang daftar ulang, karena tidak tahu jadwalnya," kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Selain itu, beberapa calon yang registrasi terlambat tersebut juga mengaku baru bisa mendapatkan uang untuk daftar ulang. Namun, mereka tetap diterima melalui loket khusus di Bagian Pengajaran kompleks Kantor Pusat UNS di kampus Kentingan. Rencananya, loket tetap dibuka hingga Sabtu (4/9) mendatang, selama jam kerja. Lantaran adanya beberapa alasan keuangan itu, UNS menyurati 557 calon mahasiswanya. Menurut Ravik, mereka yang belum mampu memenuhi biaya kuliah, pembayaran Biaya Pengembangan Institusi (BPI) Rp 1 juta bagi noneksakta dan Rp 1,5 juta bagi eksakta, bisa diangsur atau ditunda hingga batas waktu tertentu. Berbagai Atraksi Mereka yang diterima dan melakukan registrasi sejumlah 3.167 orang. Rinciannya, dari jalur PMDK (Penelusuran Minat Dan Kemampuan) 519 orang, PMDK POR (Prestasi Olahraga) 11 orang, SPMB Nasional 2.377 orang, dan SPMB Swadana 260 orang. Sementara itu, para mahasiswa baru UNS yang masuk S1 reguler, kemarin mengikuti upacara pelantikan di halaman Kantor Pusat di kampus Kentingan. Pelantikan dilakukan Rektor Prof Dr dr HM Syamsulhadi SpKJ. Upacara itu sendiri diselingi berbagai atraksi dari Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM), seperti drumband, Menwa, dan paduan suara. Seusai upacara, langsung dilakukan orientasi mahasiswa baru (Osmaru) yang dulu dikenal dengan nama Ospek. "Osmaru hari ini (kemarin), dilakukan kegiatan standar di setiap fakultas, yang mencakup kegiatan akademik. Hari kedua, pengenalan UKM, informasi bidang kemahasiswaan, dan semacamnya. Hari ketiga, kegiatan-kegiatan ceramah seperti bimbingan konseling, mengenal perpustakaan, laboratorium, komputer, dan semacamnya," tutur Ravik. (D11-20b) |