logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 31 Agustus 2004 MURIA
Line

Pembacokan Nyaris Picu Tawuran Massal

PATI - Pembacokan terhadap Slamet (21), warga Dukutalit, Kecamatan Juwana, Pati yang mengakibatkan luka di bagian pundak, paha, dan mata kaki kanan, Sabtu (28/8), nyaris menyulut tawuran massal antardua desa bertetangga yang berseberangan jalan. Pelaku pembacokan sulit dikenali karena memakai penutup muka ala ninja.

Hari (32), salah seorang warga Growong Kidul, mengatakan, warga Dukutalit tidak terima kejadian tersebut. Karena peristiwa itu terjadi di warung kopi ''lelet'' sebelah barat Balai Desa Growong Kidul maka warga Dukutalit mengira pelakunya adalah warga Growong Kidul.

Akibatnya, malam itu dua kelompok warga sudah saling berhadapan. Bahkan warga desa yang tak tahu apa-apa ketika bertemu dengan kelompok Dukutalit sempat menjadi sasaran. Beruntung pada malam itu aparat kepolisian yang mendapat laporan segera menuju ke tempat kejadian.

Melihat situasi yang memanas dan kelompok warga sudah saling berhadapan, petugas kepolisian terpaksa melepaskan beberapa kali tembakan peringatan agar massa membubarkan diri. ''Begitu mendengar letusan senjata sampai beberapa kali, kami bersama warga pun keluar dari rumah untuk melihat apa yang terjadi,'' ujarnya.

Sebelumnya

Jika mencermati apa yang terjadi, lanjut Hari, sebenarnya sulit mengetahui siapa yang memicu peristiwa tersebut. Malam itu warga Dukutalit yang sedang berada di warung kopi ''lelet'' ada tiga orang, yaitu Bagiyo (47), Susilo (32), dan Slamet (21).

Ketika mereka tengah minum kopi, tiba-tiba didatangi beberapa orang yang menggunakan penutup muka. Selain memukul Bagiyo dan Susilo, ada di antara pelaku yang membacok pundak, paha, dan mata kaki kanan Slamet. Tiga orang itu pun lari untuk memberitahu warga lainnya tentang kejadian tersebut. Dari apa yang diketahui itu Hari menduga, tidak tertutup kemungkinan peristiwa tersebut ada kaitannya dengan peristiwa sekitar tiga bulan sebelumnya. (ad-90n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA