logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 31 Agustus 2004 MURIA
Line

Pasopati Klarifikasi Lambatnya Kinerja BPN

PATI - Sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada warga yang mengajukan permohonan sertifikat tanah, Pasopati, yang menjadi wadah para kepala desa, meminta klarifikasi ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati. Hal itu terkait dengan penilaian lambatnya kinerja lembaga itu dan hilangnya berkas permohonan sertifikat yang diajukan warga.

Ketua Pasopati Karjono mengatakan bersama beberapa pengurus, telah bertemu dengan kepala BPN dengan beberapa kepala seksi (kasi), sehingga telah disepakati adanya beberapa hal yang perlu segera mendapat penyelesaian.

Satu di antaranya adalah masih ada tunggakan penyelesaian sertifikat oleh pemohon, yang jumlahnya tidak kurang dari 900 orang. Masalah tersebut disanggupi oleh BPN dan akan diselesaikan secepatnya dengan menginstruksikan ke semua kasi yang membidangi tugas itu.

Menyangkut berkas permohonan sertifikat yang hilang, pimpinan BPN berjanji akan menyelesaikan dalam tiga bulan.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pati, Yahman SH, ketika ditanya sehubungan hal tersebut, tidak menolak adanya klarifikasi tentang kinerjanya dari Pasopati. Karena menyangkut masalah pelayanan, maka pihaknya akan lebih meningkatkan kinerja. Jika selama ini ada keterlambatan dalam proses pensertifikatan tanah, hal itu disebabkan kadang-kadang muncul kendala dari faktor eksternal. ''Tapi sebagai kontrol, apa yang diajukan Pasopati bernilai positif.''(ad-90r)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA