logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 31 Agustus 2004 BANYUMAS
Line

8.000 Bibit Jati untuk Hutan Sekolah

PURBALINGGA- Semua sekolah dasar (SD) negeri di beberapa desa di Kecamatan Pengadegan akan dihijaukan melalui hutan sekolah. Tanaman untuk hutan sekolah adalah bibit jati unggul. Desa sasaran adalah Panunggalan, Bedagas, dan Larangan.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Subdinas Perhutanan Suprasetyo. ''Hutan sekolah itu proyek dari provinsi. Di Purbalingga disiapkan 8.000 batang bibit jati unggul atau jati umur pendek. Kami sudah menyosialisasikan ke sekolah-sekolah dan aparat desa,'' ujarnya.

Penanaman bibit jati, kata dia, akan dimulai pada musim hujan, September-Oktober. Bibit jati tidak hanya ditanam di lahan sekolah, tetapi juga di lahan milik guru atau orang tua siswa.

''Sebagian hasil hutan jati di lahan sekolah, guru, atau orang tua akan diserahkan untuk kesejahteraan sekolah dan sebagian untuk pemilik lahan. Karena itu akan diadakan perjanjian antara sekolah dan pemilik lahan.''

Sementara itu, di Kecamatan Bukateja direncanakan awal 2005 dijadikan lokasi pusat proyek agropolitan dengan fokus pengembangan tanaman lada. Lokasi interline-nya di Kecamatan Kejobong. Pada tahap awal disiapkan lahan 250 ha milik rakyat yang akan ditanami lada.

Kepala Subdinas Perkebunan Ir Zaenal Abidin menyatakan Kecamatan Kejobong dipilih menjadi lokasi interline karena menjadi sentra produksi lada. Jadi pelaksanaan pun lebih mudah. (F10-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA