| Selasa, 31 Agustus 2004 | BANYUMAS |
Kekurangan Air Bersih MeluasCILACAP - Kekurangan air bersih di Kabupaten Cilacap meluas. Pekan lalu hanya satu desa yang kekurangan air bersih. Namun sampai Sabtu (28/8) desa yang kekurangan air bersih menjadi delapan. Desa itu tersebar di empat kecamatan. Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Asistensi Sosial Dinas Sosial dan KB Sumaryo SSos. Dia menyatakan kedelapan desa itu adalah Tritih Kulon (Cilacap Utara), Ujungmanik, Grugu, Bojong, Bringkeng, dan Kubangkangkung (Kawunganten), Bulupayung (Patimuan), dan Cinangsi (Gandrungmangu). Sejak 23 Agustus sampai Senin (30/8) desa-desa terus dikirimi air bersih dengan mobil tangki. ''Air bersih yang sudah dikirim ke delapan desa itu 51 tangki. Kami mengirim dengan truk tangki berkapasitas 5.000 l.'' Dia mengatakan, desa yang dikirimi air paling banyak adalah Ujungmanik, yakni 15 tangki atau 75.000 l. Adapun kiriman air paling sedikit ke Cinangsi, yakni baru satu mobil tangki. Saat ini Dinas Sosial menyiapkan sembilan truk pengangkut air bersih. Tujuh truk tangki milik PDAM Cilacap dan dua milik Kantor Bakorlinmas. ''Kesembilan truk pengangkut air itu siap mengirimkan air bersih ke desa-desa yang meminta bantuan,'' kata dia. Ada 12 kecamatan di Kabupaten Cilacap rawan air bersih pada musim kemarau. Ke-12 kecamatan itu adalah Jeruklegi, Bantarsari, Kawunganten, Kampunglaut, Gandrungmangu, Cilacap Utara, Sidareja, Patimuan, Nusawungu, Karangpucung, Kroya, dan Kedungreja. Seluruh desa yang terancam kekurangan air bersih 43.519 dan penduduk terancam 196.985 jiwa. (G21-86) |