| Senin, 30 Agustus 2004 | NASIONAL |
Final, Penobatan Hangabehi sebagai Pengganti PB XIISOLO - Panitia penobatan KGPH Hangabehi menjadi SISKS Paku Buwono XII, semalam menggelar konferensi pers di Gedhong Sasana Handrawina. Pada intinya, panitia menegaskan, sudah final menetapkan waktu jumenengan nata dan kirabnya 10-11 September. ''Sebab itu, melalui kesempatan ini kami mengimbau masyarakat untuk tidak salah paham bila muncul undangan lain dengan maksud sejenis. Tetapi perlu diketahui, isi dan figur-figur yang terlibat hal sejenis itu sangat berbeda. Saya sudah melihat pengundangnya, sekretariatnya. Jadi masyarakat yang menerima undangan jangan salah,'' tutur Sekretaris Panitia KP Edy Wirabhumi SH, semalam. Apa yang diungkapkan KP Edy erat sekali dengan isu rencana penobatan raja tandingan yang akan diselenggarakan 31 Agustus. Rencana penobatan itu berembus dari undangan yang beredar hingga kemarin, yang mencantumkan antara lain nama KGPH Tedjo Wulan sebagai calon pengganti almarhum SISKS Paku Buwono XII, tanggal 31 Agustus, di keraton. Melihat gerakan pesaing kubu pendukung KGPH Hangabehi itu, panitia penobatan mengimbau masyarakat untuk tidak terkecoh oleh acara serupa yang mendahului. Sebab, segala persiapan untuk menggelar acara 10-11 September itu dilakukan secara serius, matang, dan mengacu pada berbagai aturan. ''Ya masuk akal dong, kalau untuk mempersiapkan segala macam itu butuh waktu panjang,'' ungkap Humas Panitia GPH Puger, KGPH Kusuma Yuda (Ketua), GRAy Koes Moertiyah (Seksi Upacara dan Pahargyan), dan KP Satryo Hadinagoro (Seksi Kirab) yang berturutan menimpali. (won-58t) |