| Senin, 30 Agustus 2004 | SEMARANG |
Golkar Belum Tentukan Calon Ketua Dewan
GROBOGAN - Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Grobogan hingga kemarin belum menentukan figur yang bakal ditunjuk sebagai calon ketua Dewan periode 2004-2009. Padahal berdasarkan aturan yang ada FPG berhak mengajukan calon. Namun fraksi itu belum juga mengajukan nama calon kepada Pimpinan Sementara Dewan. "Kami memang belum mengajukan nama calon ketua Dewan kepada pimpinan sementara," kata Ketua FPG Icek Baskoro SH. Secara terpisah Ketua Fraksi Demokrat Nasional HM Suratmoko menyatakan, tidak akan memihak salah satu calon atau lebih memilih berada ditengah-tengah. Selain itu, pihaknya bertekad menjadi oposisi di Dewan demi perbaikan di Kabupaten Grobogan. "Kami akan menjadi oposisi di Dewan," tandasnya. Untuk itu dia menganjurkan sebaiknya berbagai fasilitas ataupun kegiatan yang dirasa tidak perlu bagi anggota Dewan ditinggalkan saja. "Seperti kunjungan kerja ke luar daerah, atau rapat-rapat di luar daerah. Lebih baik uangnya untuk membangun Grobogan." Ditambahkan Icek, secara pribadi dirinya mendukung adanya oposisi di Dewan, asalkan untuk kebaikan Grobogan. "Buat apa koalisi apabila untuk kepentingan pribadi," ujarnya. Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Grobogan M Yaeni SH berharap ada etika politik dalam pemilihan Pimpinan Dewan. "Saya ingin iklimnya kondusif serta proposional," kata Yaeni seusai penetapan tata cara pemilihan Pimpinan DPRD Grobogan periode 2004-2009, kemarin. Ditanya soal calonnya, Ketua DPC PDI-P Grobogan itu mengatakan, partainya sudah menunjuk dirinya untuk diajukan sebagai calon Pimpinan Dewan. "Karena sudah diberi amanat, maka semua partai dan fraksi akan kami rangkul untuk membicarakan Grobogan ke depan." DPC PKB Grobogan mengajukan calon Ir HM Nurwibowo. Meski demikian, Nurwibowo mengatakan dirinya tidak berobsesi menjadi ketua Dewan. "Ini adalah hasil rapat pleno DPC PKB minggu lalu. Dan ini saya serahkan di level partai, sebab yang memberi amanat kepada saya adalah partai" tegasnya. (H3-84r) |