logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Agustus 2004 PANTURA
Line

Dendang Musik Islami Hibur Warga Slawi

"ASSALAMU'ALAIKUM para penonton semua, untuk mengendurkan otot-otot kali ini, kami suguhkan lagu yang sedikit rileks. Laksmana Raja di Laut..." ujar salah seorang vokalis Grup Nasida Ria Semarang.

Sedetik kemudian, musik pun berbunyi, dan lagu yang dipopulerkan Iyet Bustami menggema. Tak pelak, ratusan penonton yang memadati lapangan seakan hanyut dalam lantunan lagu itu.

Tampilan grup asal Semarang yang mengenakan busana muslim warna merah dipadu warna hitam itu, menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton. Ya, pentas bertajuk "Nada dan Dakwah Djarum Istimewa" di halaman Rumah Dinas Bupati Tegal, Agus Riyanto tersebut, memang jauh dari kesan urakan atau mengumbar sensualitas.

Kehadiran musik khas islami itu, seakan mengobati kerinduan warga Slawi. Buktinya, kendati tidak disertai goyangan seperti yang terlihat dalam musik dangdut umumnya, penonton tidak beranjak dari lapangan. Mereka menikmati musik sampai pentas usai, pukul 23.30.

Bila disimak lebih jauh, musik yang ditampilkan Grup Nasida Ria memang cukup variatif. Grup pimpinan Hj Mudrikah Zain itu tak sekadar melantunkan lagu-lagu islami, namun juga lagu-lagu kasidahan yang selama ini akrab di telinga masyarakat. Sebut saja Makadir, Ya Habibi dan Perdamaian.

Menurut A Chaliq Zain, manajer grup itu, pementasan musik-musik khas islami tersebut tidak dimonopoli oleh vokalis tertentu. Mereka yang terdiri atas 10 personel, secara bergantian menjadi vokalis.

"Lihat saja, tiap satu lagu pasti ganti personel vokalis. Itu yang barangkali tidak membikin penonton jenuh," ungkapnya.

Hanyut

Boleh jadi, apa yang dikemukakan Chaliq benar. Buktinya, sebagian besar penonton tampak hanyut menikmati lagu-lagu yang disuguhkan, kendati tidak disertai dengan berjoget.

Dalam kesempatan itu, ikut menyaksikan pentas Bupati Agus Riyanto dan Wakil Bupati H Hammam Miftah, serta sejumlah unsur Muspida.

Menurut Bupati, kehadiran grup tersebut di Kota Slawi diharapkan bisa mengobati kerinduan warga Kabupaten Tegal akan hiburan yang bersifat islami. "Selain di Slawi, pentas yang sama juga akan digelar di beberapa kecamatan, antara lain Bojong, Dukuhturi, dan Kemantran," katanya. Selain itu kehadiran Nasida Ria juga bersamaan dengan HUT Ke-16 Yayasan Amal Umat Islam (Yaumi). Manajer Pelaksana Kegiatan PT Djarum Tegal, Yusi Pringadi, menambahkan, pentas di Slawi merupakan salah satu rangkaian kegiatan "Semarak Nada dan Dakwah Djarum Istimewa".

Secara maraton, kegiatan yang sama juga akan digelar di berbagai kecamatan; antara lain Kramat, Bojong, Bumijawa dan Dukuhturi. "Selain itu, Sabtu mendatang (28/8) kami akan menggelar Semarak Dangdut dan Pesta Kembang Api di Alun-alun Kota Tegal, dengan menghadirkan bintang tamu Nunung Alvi, pelantun lagu tarling Cirebonan," katanya.(Dwi Ariadi-42a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA