logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Agustus 2004 SEMARANG
Line

Maarif NU Juga Buka Kelas Imersi

  • Tersebar di Empat Daerah

SEMARANG-Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU Jawa Tengah membuka empat kelas imersi. Kelas berpengantar bahasa Inggris itu dibuka pada dua jenjang pendidikan, SMP dan SMA.

Untuk tingkat SMP, program itu dibuka di MTs Banat Kudus dan SMP Alhidayah NU Kendal. Adapun untuk tingkat SMA, kelas imersi dibuka di MA Hasyim Asy'ari Jepara dan SMA Maarif Ajibarang, Purwokerto.

''Pembukaan kelas imersi untuk menunjukkan bahwa sekolah swasta, terutama yang bernaung di bawah LP Maarif, memiliki kualitas yang tidak kalah dibandingkan dengan sekolah negeri,'' tutur Drs Mulyani M Noor, Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) LP Maarif NU Jateng, di sela-sela pembukaan Rapat Kerja Dinas Kepala MA/SMA/SMK Maarif di Balai Latihan Koperasi (Balatkop) Srondol, Jumat (20/8) malam.

Selain itu, menurut Mulyani, mulai tahun pelajaran 2004/2005 semua sekolah di lingkungan LP Maarif NU Jateng sudah menerapkan Kurikulum 2004. Kendati oleh Dinas Pendidikan boleh ditunda hingga tahun depan, Maarif tetap melaksanakannya pada tahun ini juga. ''Pada semua jenjang, insya Allah sekolah Maarif sudah siap melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Jadi, buat apa menunda-nunda?'' tandasnya.

Karena itu, Maarif NU Jateng terus-menerus melakukan upaya simultan untuk meningkatkan kualitas SDM-nya. Antara lain dengan menyelenggarakan seminar dan pelatihan bagi guru dan kepala sekolah Maarif. Dengan begitu, secara bertahap kualitas SDM Maarif akan menjadi lebih profesional. ''Tapi itu butuh biaya besar dan uluran tangan pemerintah.''

Lebih Diperhatikan

Hingga kini Maarif NU Jateng mengelola tak kurang dari 2.897 sekolah, terdiri atas 185 MA/SMA/SMK, 512 SMP/MTs, dan 2.200 lebih SD/MI. Selain jumlahnya yang cukup banyak, secara kualitatif sekolah Maarif mencatat prestasi yang patut diacungi jempol. ''Dari 10 besar siswa MA dan MTs pada ujian akhir beberapa waktu lalu, siswa-siswi Maarif cukup mendominasi,'' imbuh Mulyani.

Karena itu, Mulyani berharap pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar lagi ke sekolah atau madrasah swasta. Ia melihat sejauh ini kebijakan pemerintah cenderung diskriminatif terhadap sekolah swasta, termasuk sekolah-sekolah dan madrasah Maarif. (amp-89)

Sekolah/Madrasah Maarif NU Jateng

SD/MI 2.200

SMP/MTs 512

MA/SMA/SMK 185

Jumlah sekolah 2.897

Kelas Imersi 4

Sumber: LP Maarif NU Jateng


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA