| Senin, 23 Agustus 2004 | SEMARANG |
Peringati 17-an Warga Gebangsari Nanggap WariaTANGGAL 17 Agustus memang sudah lewat. Namun, warga di berbagai tempat hingga Sabtu (21/8) malam masih menyelenggarakan beragam kegiatan untuk memperingati hari bersejarah itu. Bahkan semalam (22/8), warga Mendut, RT 2 RW11, Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan menggelar pentas seni yang cukup meriah. "Pada malam tujuh belasan, kami sudah mengadakan tirakatan atau lek-lekan. Namun, warga masih ingin menggelar panggung hiburan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa ini," ungkap Ketua RT 2 Agus Salim. Lain lagi yang dilakukan warga Perumahan Genuk Indah, RW VI, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk. Sabtu (21/8) malam, warga menggelar hiburan menarik, yakni musik organ tunggal yang salah seorang penyanyinya adalah waria. HUT Ke-59 RI, malam itu juga diperingati para sopir dan pedagang di halaman Pasar Rejomulyo, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur. Para pedagang di pasar tersebut memang cukup sering menyelanggarakan kegiatan. Selain 17-an, pada saat-saat tertentu mereka juga mengadakan Sedekah Bumi. "Acara malam itu sekaligus merupakan ungkapan syukur warga atas pernikahan Wali Kota," ujar Lurah Rejomulyo Alfonso Tuames. Terlihat pula Lurah Gebangsari M Suad bersama istri duduk sambil menikmati suguhan lagu-lagu perjuangan dari Merlin Entertainment. Seperti penyanyi-penyanyi lain, malam itu sebelum membawakan lagu dia terlebih dulu menyapa hadirin dengan suara seperti perempuan. Undangan Tergelak Namun, kemudian suara itu berubah menjadi agak berat saat penyanyi itu mulai melantunkan lagu. Ternyata, Merlin yang sekaligus pemimpin kelompok musik organ tunggal itu separo laki-laki dan separo perempuan alias waria. Perhatian para tamu undangan pun tertuju padanya. Apalagi sambil menyanyi, di menghampiri beberapa tamu undangan laki-laki. Dengan genit, dia kadang mencolek dagu orang yang dihampirinya. Tentu saja, ulah Merlin itu membuat para tamu lainnya undangan tergelak. Camat Genuk M Joesoef yang datang bersama istrinya malam itu setelah makan malam bersama, juga tak luput dari sasaran keisengan Merlin. Waria itu bahkan duduk di pangkuannya. "Kenakalan" Merlin ternyata tidak membuat marah Ny Joesoef yang duduk di samping suaminya. Dia justru tergelak-gelak melihat suaminya digoda. Merlin juga meminta M Joesoef yang baru setahun ini menjadi Camat Genuk itu berduet membawakan lagu "Kaulah Segalanya" yang dipopulerkan Ruth Sahanaya. (Purwoko Adi Seno-84j) |