| Senin, 23 Agustus 2004 | SEMARANG |
Sopir Mabuk DitangkapGAYAMSARI- Perbuatan kurang terpuji dan membahayakan pengguna jalan raya lain seorang pengemudi tronton H-9538-PJ, Sabtu (21/8) malam. Dalam keadaan mabuk, dia mengemudikan tronton secara zigzag dengan kecepatan tinggi dari arah tol Muktiharjo Genuk menuju tol Gayamsari. Sopir yang diperkirakan berusia 30 tahun itu ditangkap aparat Polres Semarang Timur, malam itu juga. Seorang lainnya yang diduga kernet truk juga ikut diamankan. Mereka diperiksa secara intensif di ruang Satuan Reserse Kriminal Polres Semarang Timur. Menurut informasi di lokasi kejadian, peristiwa itu bermula ketika sopir itu mengemudikan tronton dari arah Kaligawe menuju ke tol Gayamsari. Truk itu berjalan zigzag, petugas PT Jasa Marga mengejarnya. Namun, truk terus melaju kencang hingga ke luar tol Gayamsari. Lantaran truk telah di luar tol, petugas Jasa Marga menghubungi petugas Polres Semarang Timur untuk melakukan pengadangan. Sebab, ulah pengemudi tronton itu bisa mencelakakan pengemudi kendaraan lain. Aparat Polres Semarang Timur pun langsung mengejar dan menemukan truk sesuai dengan ciri-ciri yang diterima. Truk itu sedang diparkir di tepi Jalan Brigjen Sudiarto sekitar jembatan tol Gayamsari. Namun polisi tidak menemukan sopir truk tersebut. Setelah dicari, polisi menemukan dua orang laki-laki yang diduga sopir truk dan kernetnya. Mereka yang masih dalam keadaan mabuk itu pura-pura sedang makan di warung. Secara terpisah, Mardani (27) seorang karyawan perusahaan pengolahan kayu di Jalan Bandungrejo 119, Mranggen mengalami kecelakaan di Jalan Brigjen Sudiarto, di depan PT Aparel, Jumat (20/8). Dia tewas seketika karena pendarahan dalam, setelah motor yang dikendarai tertabrak sebuah Isuzu Panther, pukul 18.30. (G5-64r) |