| Senin, 23 Agustus 2004 | INTERNASIONAL |
China Bertekad Gagalkan Upaya Taiwan Menyatakan KemerdekaanBEIJING - China bertekad dan punya kemampuan untuk menggagalkan upaya Taiwan untuk menyatakan kemerdekaan, kata Ketua Partai Komunis Hu Jintao, Minggu kemarin. Dia mengatakan hal itu di tengah ketegangan dengan pulau yang otonomi itu tentang klaim kedaulatan Beijing. Isu kemerdekaan telah mengubah Selat Taiwan menjadi tempat paling berbahaya di Asia sejak terpilihnya kembali Presiden Taiwan yang pro-independen, Chen Shui-bian, Maret lalu. "Kami benar-benar memiliki tekad dan kemampuan untuk menggagalkan setiap upaya untuk memisahkan Taiwan dari China," kata Hu. Dia memperoleh aplaus dari peserta pertemuan pejabat tinggi di Beijing untuk menandai 100 tahun kelahiran mendiang pemimpin tertinggi China Deng Xiaoping. "Kami sebaiknya menyatukan secara luas semua putra dan putri bangsa China, termasuk seluruh saudara Taiwan, untuk bersama-sama menentang dan menghadapi kekuatan kemerdekaan Taiwan." Beijing mengancam melancarkan serangan jika pulau demokratis berpenduduk 23 juta jiwa itu menyatakan kemerdekaannya. Beijing dan Taipei terpisah pada akhir perang saudara tahun 1949. Hu juga menawarkan perdamaian, dengan mengatakan China masih menginginkan reunifikasi damai dengan Taiwan. Dia menyerukan pengembangan personel, ekonomi, da kebudayaan sebagai imbalan bagi pembentukan ciri baru dalam kerja sama ekonomi. Dengan Pakistan Sementara itu, Menlu China Li Zhaoxing mengatakan negaranya akan terus melanjutkan penguatan strateginya dalam kerja sama dengan Pakistan di seluruh bidang bagi keuntungan bersama. Dalam pertemuannya di Beijing yang dilaksanakan dengan 31 anggota delegasi Lembaga Pertahanan Nasional Pakistan (NDC), dia mengatakan China memandang penting hubungannya dengan Pakistan. Delegasi yang dipimpin Letjen Tariq Wasem Ghazi kini berada di China untuk kunjungan selama tiga hari. Rombongan itu termasuk sejumlah anggota Parlemen dan Majelis Provinsi. Menlu China itu merujuk pada deklarasi bersama yang ditandatangani oleh dua negara tahun lalu. Deklarasi tersebut menjamin upaya mereka meningkatkan hubungan kerja sama di segala bidang. Li menghormati upaya Pakistan dalam mempertahankan kedaulatannya dan meningkatkan standar hidup rakyatnya. Letjen Tariq Waseem berterima kasih kepada Pemerintah China atas dukungannya terhadap Pakistan dalam masalah-masalah regional maupun internasional. (rtr-niek-46) |