logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Agustus 2004 INTERNASIONAL
Line

PLTN Iran Ditunda Lagi

TEHERAN - Iran Minggu kemarin mengumumkan penundaan lebih lanjut penyelesaian proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama, suatu bagian dari program yang menurut Washington dapat dimanfaatkan untuk membuat bom atom.

Namun penundaan penyelesaian reaktor Bushehr di Iran baratdaya itu, yang dijadwalkan mulai dioperasikan Oktober 2006, tidak berpengaruh apa pun pada kekhawatiran masyarakat internasional mengenai ambisi atom Iran, yang lebih terfokus pada upaya pengayaan uranium.

Bushehr, yang dibangun dengan bantuan Rusia meski sangat ditentang AS, telah berulang kali memundurkan jadwal awal pengaktifannya dalam beberapa tahun terakhir, dari target semula pada 2003.

Para pejabat Rusia mengatakan belum lama ini, reaktor tersebut akan mulai beroperasi pada 2005.

"Salah satu alasan bahwa proyek itu ditunda adalah perhatian kami pada standar internasional tentang keselamatan dan lingkungan," kata Asadollah Sabouri, wakil kepala Organisasi Tenaga Atom Iran, dalam konferensi pers.

Faktor lain yang menunda pengoperasian pembangkit listrik berkekuatan 1.000 megawatt itu adalah tidak disetujuinya kontrak untuk mengembalikan bahan bakar yang telah digunakan ke Rusia.

Kesepakatan tersebut dirancang untuk meredam kecemasan bahwa Iran dapat memproses ulang bahan bakar bekas tersebut dan mengubahnya menjadi materi pembuat bom.

Sabouri mengatakan, Iran dan Rusia belum sepakat tentang biaya dan prosedur pengembalian bahan bakar bekas pakai tersebut. Namun dia menambahkan, kedua belah pihak berupaya untuk mencapai kesepakatan.

Iran menolak tuduhan AS bahwa Teheran telah mengembangkan senjata nuklir. Iran mengatakan bahwa meski ada candangan minyak dan gas yang besar, ia perlu membangkitkan listrik berdaya 7.000 megawatt dari PLTN pada 2021 untuk memenuhi permintaan listrik yang terus meningkat.(rtr-ben-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA