logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Agustus 2004 EKONOMI
Line

Divestasi BNI Tunggu Persetujuan DPR

CIANJUR-Direktur Utama Sigit Pramono yakin Oktober nanti proses divestasi 30% saham Bank BNI lewat secondary public offering bisa dilaksanakan. Diharapkan pekan ini DPR sudah memberikan persetujuannya.

"Kami mendapat berita dari Departemen Keuangan bahwa target penerimaan APBN 2004 masih memasukkan hasil divestasi Bank BNI. Jadi kami harap sesuai dengan jadwal, yakni Oktober, divestasi bisa dilaksanakan," kata dia di sela-sela workshop mengenai divestasi BUMN di Hotel Yasmin, Sabtu lalu.

Sejauh ini, lanjut dia, proses divestasi sudah dilaksanakan, misalnya, persiapan prospektus, roadshow, dan menyampaikan laporan keuangan yang sudah diaudit kepada publik sebagai dasar melaksanakan secondary public offering.

Pertimbangan divestasi pada Oktober 2004, menurut dia, didasarkan pada alasan saat ini persepsi pasar sudah lebih positif terhadap kinerja perusahaan.

Sigit menjelaskan dari 30% saham yang akan dilepas 1% merupakan employ management stock option process (EMSOP) khusus untuk karyawan. Namun, berapa lama saham karyawan akan dikunci belum diputuskan.

Ia tidak berspekulasi mengenai kemungkinan jika DPR tidak menyetujui divestasi saham Bank BNI. Diharapkan divestasi tetap bisa dilaksanakan pada Oktober nanti.

Divestasi harus jalan tahun ini karena selain masuk dalam penerimaan pemerintah, saat ini saham Bank BNI di pasar modal tidak likuid sehingga perbaikan apa pun tidak pernah bisa mencerminkan kinerja dalam sahamnya. (dtc-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA