| Jumat, 20 Agustus 2004 | NASIONAL |
Mega Ingin Tuntaskan Masalah AcehJAKARTA - Kunjungan Presiden Megawati Soekarnoputri di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) oleh Ketua Fraksi PDI-P Tjahjo Kumolo dinilai cukup strategis. Apalagi untuk menuntaskan permasalahan yang belum selesai di daerah tersebut. Menurut Tjahjo yang juga anggota Tim Sukses Maga-Hasyim mengatakan, Presiden Megawati dan rombongan terbang ke Aceh, kemarin (19/8) siang. Rombongan berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur. Kunjungan itu merupakan kali pertama sejak diberlakukannya status darurat sipil di Aceh. Sebelumnya, saat diberlakukannya darurat militer, Megawati juga sempat mengunjungi Aceh. Di Serambi Makkah itu, Presiden akan melakukan serangkaian kunjungan kerja, antara lain meresmikan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) IV. Selain itu, juga akan berdialog dengan prajurit TNI/Polri di Alue Gintong, Jantho. Sebelumnya pada Maret 2004, ketika Aceh masih berstatus darurat militer, Megawati juga menyempatkan diri melakukan kunjungan kerja. Saat itu, Presiden meresmikan Gedung Pusat Kegiatan Akademik Prof Dr Dayan Dawood di Kampus Universitas Syiah Kuala serta sejumlah proyek pembangunan lainnya. Selanjutnya menurut Tjahjo, Mega juga akan meninjau kondisi TNI dan Polri yang bertugas. Kemudian meninjau objek pembangunan lain serta bersilaturrahmi dengan masyarakat Aceh guna menyerap permasalahan yang ada langsung dari rakyat. Tjahjo menambahkan, Presiden akan memperhatikan aspirasi itu dan segera menindaklanjuti dengan kebijakan pemerintah. (di-69b) |