logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 20 Agustus 2004 NASIONAL
Line

Gamang Intervensi Asing


Ryamizard Ryacudu - SM/dok

JAKARTA-Rakyat sekarang membutuhkan pemimpin yang tegas, termasuk terhadap negara besar sekalipun yang mencoba intervensi dalam urusan domestik RI.

Demikian ditegaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu.

''Rakyat butuh pemimpin yang berani menyatakan ya atau tidak kepada siapa pun, negara mana pun, termasuk negara besar sekalipun,'' ujarnya kepada pers usai menjadi pembicara pada seminar "Tuntutan Rakyat kepada Pemimpin Bangsa", di Jakarta, Kamis kemarin.

Ryamizard menyampaikan kegamangannya atas indikasi intervensi asing dalam serangkaian proses pemilu, baik legislatif maupun pilpres tahap pertama, yang baru saja dilakukan bangsa Indonesia.

Padahal, lanjutnya, pemilu pada hakikatnya memilih pemimpin bangsa. Ironinya yang justru terjadi adalah muncul bibit-bibit permusuhan baru di masyarakat dan elite-elite politik. Dan yang lebih parah lagi, KSAD melanjutkan, pihak asing justru ikut campur dalam proses berdemokrasi tersebut.

Selain mampu bersikap tegas kepada negara asing mana pun, menurut KSAD, yang didambakan rakyat pada saat ini adalah pemimpin yang bersedia memikirkan kepentingan lebih dari 200 juta rakyat ketimbang golongan dan pribadi mereka.

Para pemimpin bangsa ke depan juga dituntut untuk menjaga kedaulatan bangsa serta keutuhan NKRI.

''Kita harus berpikir dan berbuat agar bagaimana RI bisa utuh. Untuk apa berbuat kalau negara ini sudah tidak ada.'' (di-33t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA