| Jumat, 20 Agustus 2004 | MURIA |
Bursa Ketua DPRD BloraWarsit, Yudhi Sancoyo, atau MahmudiSEBANYAK 45 anggota DPRD Blora hasil pemilu 2004, Sabtu (14/8) lalu, sudah diambil sumpah dan janjinya. Sesuai aturan Ketua DPRD lama HM Warsit Spd, menjabat sebagai ketua sementara karena partainya yakni PDI-P sebagai pemenang pada Pemilu 2004 lalu. Setelah pengambilan sumpah, kini yang ramai menjadi perbincangan banyak pihak adalah siapa kelak yang akan memegang tampuk pimpinan DPRD masa bakti 2004 - 2009. Apakah Warsit Spd dari PDI-P akan kembali menjadi Ketua DPRD? Atau akan muncul wajah baru? Dalam hal ini bisa jadi Drs Yudhi Sancoyo dari Partai Golkar atau H Mahmudi dari PKB. Yang jelas sampai saat ini masih sulit untuk memprediksi. Meski kalau dihitung di atas kertas, jago dari PDI-P yang mempunyai peluang lebih besar, karena partai berlambang banteng mencereng dalam lingkaran putih ini menempatkan 15 wakilnya di DPRD Blora. Sementara itu Partai Golkar mempunyai 10 wakil, PKB 6 wakil, PPP 5 wakil, dan PAN 2 wakil. Sedangkan sisanya merupakan wakil dari partai baru, di antaranya PNI Marhaenisme, PKPI, Demokrat, dan PIB. Perhitungannya, andai saja jago dari PDI-P didukung oleh PKB saja, berarti sudah mengantongi 21 suara dan untuk aman meraih kursi ketua DPRD tinggal mencari dua suara lagi. H Maulana Kusnanto wakil rakyat dari Partai Golkar ketika dihubungi mengakui, jika calon dari PDI-P mempunyai peluang lebih besar untuk bisa menduduki kursi ketua DPRD. Bagaimana dengan peluang calon dari PKB? Meski tetap mempunyai peluang, tampaknya justru lebih kecil. Pasalnya untuk bisa meraih kursi ketua DPRD, dia harus bisa menggandeng seluruh wakil Golkar dan PPP. Mengenai keberadaan para wakil dari partai baru termasuk PAN jika dijumlah seluruhnya sembilan suara, meski sulit diketahui pasti kemana suara akan diberikan, lima di antaranya yang saat ini sudah membentuk fraksi Pembaharuan Demokrasi nada-nadanya akan mendukung jago dari PDI-P. Tidak Menargetkan Dikemukakan Kusnanto yang juga Sekjen DPD Partai Golkar Blora, untuk peluang ketua DPRD 2004 - 2009 partainya tidak menargetkan meraih posisi ketua. ''Kalau posisi ketua Dewan kami tidak menargetkan, hanya untuk posisi unsur pimpinan dalam hal ini wakil ketua jelas,'' tandasnya. Kenapa? Dijelaskan, Golkar tidak akan ngoyoworo melainkan cukup realistis. Secara aturan yang berhak mengikuti bursa pimpinan Dewan adalah PDI-P, Golkar, dan PKB. Untuk itu Golkar tetap akan memunculkan calon yakni Ketua DPD Drs Yudhi Sancoyo. Masalah nanti hanya mendapat dukungan suara 10 itu urusan belakangan. Ketua DPRD sementara Warsit ketika dihubungi menyatakan, tidak usah menunggu lama-lama, proses pemilihan ketua DPRD akan segera dilaksanakan. (Urip Daryanto-15b) |