logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 20 Agustus 2004 MURIA
Line

Kopegtel Jepara Kebobolan

JEPARA - Koperasi Pegawai Telkom (Kopegtel) Jepara kebobolan Rp 118 juta. Uang yang disimpan dalam almari besi (brankas) di ruang SOPP Kopegtel diketahui raib oleh Jazuri, karyawan yang berjaga pada Minggu (15/8) pagi.

Kaget brankas sudah terbuka dan uangnya tidak ada, Jazuri menelepon kawannya, Mujiono (29), yang bertugas pada hari Sabtu (14/8).

Kejadian itu pun dilaporkan ke Polres Jepara. Mujiono ketika diperiksa polisi menjelaskan, selain dirinya ada karyawan lain yang mengetahui nomor kunci rahasia. Dia menyebutkan, kunci luar brankas biasa ditinggal karena ada juga kode rahasia untuk membuka brankas.

Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui jejak pencuri melewati genting dan menjebol eternit ruangan. Peristiwa itu diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 Minggu dini hari.

Kapolres Jepara AKBP Drs Fakhrizal lewat Kasat Reskrim AKP Sugiyanto menyatakan, hingga kemarin pihaknya belum menemukan tersangka. ''Kami baru memeriksa saksi,'' kata Sugiyanto.

Namun, dari keterangan awal adanya sejumlah pegawai yang mengetahui nomor kode rahasia brankas memunculkan kecurigaan bahwa pencurian itu melibatkan orang dalam. Sebab, pembobol brankas harus mengetahui nomor kuncinya. ''Semua akan dimintai keterangan, termasuk para pegawai yang pernah bertugas menangani brankas itu.''

Manajer Kantor Cabang Telkom (Kancatel) Jepara Sri Widianto saat ditemui di kantornya mengakui adanya pencurian itu. ''Kasusnya dilaporkan kepada polisi. Soal ada orang dalam atau tidak, kami tidak tahu jelas. Sebab, yang mengetahui pasti kasus itu orang Kopegtel sendiri.'' (kar,mds-90e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA