| Jumat, 20 Agustus 2004 | BUDAYA |
Menunggu Wakil Semarang untuk "Penghuni Terakhir"Pemenang audisi akhir tingkat lokal (Semarang) yang diselenggarakan Kamis (19/8) di hotel Graha Santika Semarang, belum diumumkan. Panitia menyatakan lima wakil Semarang akan diberitahukan langsung kepada mereka yang terpilih. Pemberitahuan itu paling cepat baru akan diterima peserta pada hari Minggu, 22 Agustus 2004, atau tiga hari setelah audisi akhir, Namun, bagaimana cara penyampaiannya, panitia belum bersedia menjelaskan. Karena itu, peserta harus menunggu dengan penuh harap untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Sebanyak 25 peserta memperebutkan jatah lima wakil Semarang untuk mengikuti audisi akhir program "Penghuni Terakhir" di Jakarta. Mereka terbagi dalam dua sesi, 13 orang (pagi), dan 12 orang (siang). Tes yang dilakukan adalah interview tentang kepribadian, mental, serta kemampuan peserta. Bertindak selaku dewan juri adalah Sartono Mukadis (psikolog), Ria Irawan (artis), Helmi Yahya (Triwarsana), Arief Rosendar (produser ANTV), dan S Munir (Triwarsana). Citra (24), peserta, mengaku mengikuti audisi hanya sekadar coba-coba. Selain itu, tentu saja karena iming-iming hadiah rumah senilai Rp 1 miliar. Usai audisi, dia menceritakan betapa sulitnya menjawab pertanyaan dewan juri. "Pokoknya pertanyaannya susah banget, nggak pernah terbayangkan sebelumnya" katanya. Dia menambahkan, pertanyaan lebih banyak mengenai kepribadian dan kemampuan diri. ''Contohnya, apakah saya bisa menggoda cowok dan berapa lama?'' Berbagai Karakter Menurut Sartono Mukadis, selaku tim psikolog, tayangan "Penghuni Terakhir" menggambarkan karakter sejumlah orang yang beragam dan kontradiktif. Bila peserta yang menghuni rumah itu memiliki sifat yang sama, kata dia, berarti permainan atau program ini gagal. ''Keunikan acara ini justru terletak pada konflik yang muncul dari perbedaan sifat para penghuninya, dan bagaimana mereka mencari jalan keluar dalam menghadapi perbedaan itu. Acara ini mengkarikaturkan kehidupan sehari-hari," jelasnya. Dia menambahkan, peserta paling lama hanya akan bertahan selama 10 hari untuk "jaim" (jaga image-Red). Mereka tidak akan tahan untuk terus berpura-pura selama 100 hari. Sifat asli peserta akan muncul, terutama dengan adanya tekanan atau konflik. ''Menurut pendapat saya, pemenang akhir nantinya adalah orang yang memiliki sikap resistensi dan kelentingan yang tinggi. Artinya, dia dapat bertahan dalam keadaan yang paling sulit sekalipun dan mampu mencari jalan keluarnya,'' kata Sartono. Namun karena tidak ada skenario dalam acara itu, masih memungkinkan pemenang muncul dari orang dengan karakter lainnya.(hrn-63) |