SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Kamis, 19 Agustus 2004

SEMARANG-Rencana Pemerintah Provinsi Jateng dan dunia usaha membentuk PT Pelayanan Go Public dalam waktu dekat direalisasi.

JAKARTA-Bayang-bayang sentimen negatif akibat harga minyak dunia melambung dan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Federal Reserve) mulai sirna. Akibatnya, rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) kemarin menguat.

JAKARTA-PT Bank Mandiri Tbk pernah menjajaki pembelian PT Tunas Financindo perusahaan pembiayaan anak perusahaan PT Tunas Ridean Tbk. Namun penjajakan tersebut hingga kini belum ada kelanjutannya.

JAKARTA-Apabila rencana keikutsertaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pembelian saham Bank Permata betul-betul direalisasi, maka pembentukan konsorsium mutlak dilakukan.

BISNIS jasa cetak terus menghadapi persaingan ketat karena makin banyak usaha sejenis berdiri. Namun keadaan demikian tidak membuat Gentur Pamudyo pemilik usaha percetakan Tata Aksara di Jalan Lawet 34 Purbalingga menyerah.

PENGANTAR REDAKSI: Telur asin sangat identik dengan Kabupaten Brebes, juga menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat daerah tersebut.

SOLO-Pemerintah berencana memproteksi kedelai. Kalau petani dan masyarakat setuju atas tarif sekarang maka 2008 diperhitungkan Indonesia bisa swasembada komoditas tersebut.

JAKARTA-Pembelian gabah petani Rp 1.100/kg berupa gabah kering panen (GKP) oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dinilai menyalahi Inpres No 9/2002 tentang Penetapan Kebijakan Perberasan.

SEMARANG-Prospek bisnis properti khususnya ruko dan perkantoran di Semarang masih memiliki peluang pasar menjanjikan. Terbukti makin banyak pemodal yang membangun kompleks perkantoran di Ibu Kota Jateng itu.

SEMARANG-Perubahan status Bandara A Yani menjadi bandara internasional tidak bermaksud menumbuhkan persaingan baru antarbandara memperebutkan status pintu masuk wisatawan domestik dan asing ke Jateng dan DIY.

HARGA tembakau yang anjlok bukan sesuatu yang tak bisa diduga. Hampir setiap musim panen petani tembakau di Temanggung, Magelang, Wonosobo, Klaten, Kendal, dan Grobogan mengeluhkan kondisi tersebut.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA