| Kamis, 19 Agustus 2004 | PANTURA |
Masyarakat Sambut Pawai PembangunanKAJEN- Pawai pembangunan menyambut HUT Ke-59 Kemerdekaan RI dan HUT Ke-382 Kabupaten Pekalongan, kemarin berlangsung meriah. Ribuan warga memadati jalan-jalan utama Kajen untuk melihat berbagai kendaraan hias. Sejak pukul 12.30, para peserta pawai pembangunan sudah berdatangan di Alun-alun Kajen. Masyarakat juga sudah memenuhi alun-alun untuk menyaksikan pawai yang belum tentu diselenggarakan setahun sekali itu. Namun, pawai pembangunan yang diikuti sekolah Se-Kabupaten Pekalongan, institusi pemerintahan, swasta, dan masyarakat umum tersebut, baru diberangkatkan sekitar pukul 14.00 oleh Sekda Drs Sudiyantoro dari Alun-alun Kajen. Begitu diberangkatkan, masyarakat yang bergerombol di tepi jalan bersorak-sorak kegirangan melihat bermacam-macam mobil hias dan atraksi yang ditampilkan para peserta. Sebagian besar peserta mendesain kendaraan dan mobil mereka dengan berbagai simbol yang menampilkan produk unggulan dan tokoh yang sudah populer di masyarakat. Seperti ditunjukkan oleh salah satu peserta yang menghias mobilnya dengan durian raksasa, yang merupakan produk unggulan Kabupaten Pekalongan, kemudian sarung palekat, batik, dan tokoh punakawan. Selain berbagai produk unggulan, ada juga yang menampilkan simbol daerah lain di nusantara, seperti yang ditunjukkan masyarakat Kecamatan Lebakbarang, yang memakai pakaian daerah Papua digabungkan dengan jaran kepang khas Pekalongan dan boneka ondel-ondel raksasa khas Jakarta sebagai simbol persatuan. Beberapa peserta terlihat bersemangat dengan memberikan hormat atau melambaikan tangan kepada Bupati Pekalongan H Amat Antono saat melewati panggung kehormatan di depan SMP I Kajen. Bupati pun membalas dengan lambaian tangan dan menyemangati para peserta. Kabag Humas Pemkab H Imron Chozien mengatakan, peserta pawai pembangunan yang terdaftar sebenarnya sekitar 130, namun pada pelaksanaan kemarin ternyata membeludak. Banyak masyarakat yang tidak terdaftar namun langsung bergabung untuk memeriahkan pawai tersebut. Iring-iringan mobil hias berakhir di rumah dinas Wakil Bupati Hj Siti Qomariyah. Warga mengaku senang dengan adanya kegiatan pawai pembangunan itu. Wahidin (40), warga Kajen berharap Pemkab mengagendakan acara itu secara rutin setiap tahunnya. "Selain bisa menghibur keluarga, acara itu juga bisa memberikan pengetahuan tentang produk Pekalongan," ujar Wahidin yang mengajak istri dan ketiga anaknya menonton pawai itu. (G16-74) |