| Kamis, 19 Agustus 2004 | SEMARANG |
104 Tangki Air Didrop ke Daerah Rawan KekeringanGROBOGAN- Kabag Sosial Pemkab Grobogan Drs M Nursyahid mengemukakan, Gubernur Jawa Tengah melalui Bakorlin I Pati sudah memberikan bantuan air bersih ke Kabupaten Grobogan. "Tahap pertama ini sudah dikirimkan 104 tangki air bersih bantuan Gubernur," ujarnya. Menurut penuturannya, bantuan tersebut dalam bentuk mobil tangki air yang dikerahkan oleh Bakorlin I Jawa Tengah. Setidaknya ada 47 desa yang tersebar di delapan kecamatan sudah mendapatkan bantuan air bersih tersebut. Adapun kecamatan yang mendapat bantuan air itu adalah Karangrayung, Tanggungharjo, Kedungjati, Ngaringan, Wirosasri, Kradenan, Tawangharjo, dan Gabus. ''Pengedropan air dilakukan sesuai dengan jadwal, tiap-tiap desa menerima bantuan 2-3 tangki air bersih,'' katanya. Mobil tangki yang digunakan dalam pengiriman air bersih tersebut merupakan bantuan dari Bakorlin Pati sebanyak 6 buah, PDI-P 2 buah, Pemkab 2 buah, dan PDAM Grobogan 6 buah. Selain itu, Pemkab juga telah mengedrop air bersih ke 115 desa di 15 kecamatan yang rawan kekeringan. Sementara itu Direktur PDAM Grobogan Ir Mulyadi SP mengemukakan, pengedropan air bersih ke desa-desa yang rawan kekeringan di Kabupaten Grobogan tidak akan mengganggu pasokan air bersih ke para pelanggan PDAM Grobogan. Sebab, jumlah air yang disalurkan ke warga belum begitu banyak. Selain itu, pengambilannya tidak hanya di satu tempat saja. ''Saya kira untuk pengedropan ke desa-desa itu tidak ada masalah. Insya Allah air bersihnya mencukupi,'' tuturnya. Menurut keterangannya, dalam penyaluran air bersih ke desa-desa pihaknya mengambil sumber air atau instalasi pengolahan air (IPA) yang terdekat dengan desa tersebut. Air bersih yang disalurkan kepada warga itu, antara lain dari sumber mata air Coyo, Selonjari, instalasi pengolahan air (IPA) Purwodadi, Tanggungharjo, dan Sendang Sidorejo. ''Karena wilayah Kabupaten Grobogan terluas kedua se-Jateng, dengan demikian jarak tempuh antara desa dan sumber mata air yang cukup jauh menjadi kendala sehingga waktu pengirimannya terbatas,'' ucapnya. Saat ditanya soal pelayanan air bersih kepada pelanggan PDAM, dia menyebutkan, hingga kini pasokan air kepada pelanggan masih lancar. Bahkan, pihaknya belum menerima keluhan dari masyarakat terkait dengan pelayanan perusahaan daerah itu. ''Kalaupun airnya kurang lancar, mungkin itu karena salurannya tersumbat kotoran,'' imbuhnya.(H3-73j) |