logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Agustus 2004 BUDAYA
Line

Adis Melenggang ke Final Cantik Indonesia

ADISTI Visca Sari atau Adis, satu-satunya peserta dari Semarang lewat audisi Palembang, melenggang ke final Cantik Indonesia yang digelar Trans TV.

Pada penjurian yang digelar pekan lalu terhadap 53 peserta yang lolos ke Jakarta, Adis terpilih menjadi satu dari 15 orang yang akan berlaga di kontes final. Nasib mahasiswi Jurusan Komunikasi FISIP Undip itu selanjutnya bakal ditentukan oleh polling SMS yang mulai digelar 27 Agustus.

''Saya mengucap syukur berkali-kali setelah Adis mengabarkan keberhasilannya Senin (16/8) dini hari lalu. Saya bangga sekali,'' ujar Ir Eddy Wirawanto, ayah Adis.

Lelaki yang sehari-hari menjadi staf Dinas Bina Marga Pemprov Jateng itu lebih berbangga lagi saat anaknya bercerita bahwa nilainya dalam penjurian sangat bagus, terutama untuk tes kemampuan presenter, aktivitas yang memang sekian lama telah digeluti Adis.

''Salah seorang juri, katanya, malah memujinya sebagai calon presenter andal Trans TV.''

Sekadar informasi, setelah audisi di tujuh kota, 53 peserta dikarantina di Jakarta sejak 8 Agustus lalu. Tahap penjurian dilakukan tiga kali pada 13-15 Agustus.

Para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Firman Iksan, Latif Harnoko, Wisnu Tama, Caroline Zachrie, Quilla Jozal, dan Nia Zulkarnaen sebagai juri tamu .

Ulang Tahun

Ada yang mengejutkan sang ayah atas keberhasilan Adis itu. ''Ketika lolos audisi dari Palembang, waktunya bertepatan dengan ulang tahun almarhumah mamanya. Kini dia lolos ke-15 besar bertepatan dengan hari ulang tahunnya sendiri.''

Ya, kepastian lolosnya Adis ke final ditentukan pada 15 Agustus pukul 23.50. Dan itu tepat ulang tahun ke-20 gadis kelahiran Semarang itu. Hal itu pula yang dinyatakan panitia Cantik Indonesia saat menyerahkan hasil penjurian.

''Mereka bilang itu kado buat Adis saat Adis membuka isinya kabar gembira kelolosannya itu,'' tambah Pak Eddy.

Kelimabelas finalis Cantik Indonesia itu rencananya akan melangsungkan Kontes Perkenalan yang disiarkan langsung oleh Trans TV, Jumat (20/8) pukul 19.00.

Seminggu berikutnya, para peserta harus bersiap-siap menerima kenyataan tereliminasi karena penilaian akan mengacu pada jumlah dukungan via SMS.

Bagaimana kesiapan Adis menghadapi itu? Secara pribadi, Adis memang ingin meraih yang terbaik.

''Tapi masuk 15 besar sudah sangat membahagiakan anak saya. Kata dia, secara otomatis dia telah terikat kontrak dengan pihak Trans TV. Dia telah siap sepenuhnya. Tapi bagaimanapun saya akan memperjuangan anak saya semaksimal mungkin. Saya berharap masyarakat, khususnya dari Semarang mendukung anak saya,'' tambah Eddy Wirawanto. (G9-81)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA