| Sabtu, 14 Agustus 2004 | SALA |
BPR-BKK Karangmalang Bangun Gedung Rp 1,5 MSRAGEN- Perolehan tabungan masyarakat desa (Tamades) yang dihimpun BPR-BKK Kabupaten Sragen melonjak cukup signifikan. Jika pada 2002 terkumpul Rp 42,328 miliar dan tahun 2003 Rp 62,483 miliar, kini pada semester I hingga Juni 2004 sudah terkumpul Rp 78,930 miliar. Adapun total aset Rp 109,554 miliar. ''Bahkan BPR-BKK Karangmalang Sragen akan membangun gedung berlantai tiga senilai Rp 1,5 miliar,'' tutur Drs Sugeng MM MSc, mewakili Pembina BPR-BKK Jateng saat menghadiri undian Tamades di Gedung Kartini Sragen, belum lama ini. Pembangunan gedung baru itu diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, keberadaan BPR-BKK diharapkan semakin diperhitungkan. Pengundian dihadiri Kepala BUMD, Drs Sumarna MSi, dan dua anggota Komisi C DPRD Ashar Astika dan Agus Wardoyo. Sugeng mengatakan, total aset BPR-BKK se-Jawa Tengah kini mencapai Rp 1,54 triliun atau naik 14,5 % dalam kurun waktu empat bulan terakhir. Dalam penghimpunan tabungan dan deposito terkumpul dana sekitar Rp 1,2 triliun atau 78,07% dari total aset BPR-BKK se-Jateng. Melonjak Dari dana itu, sekitar Rp 1,2 triliun dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pinjaman. ''Dengan begitu bank ikut mendorong laju ekonomi di pedesaan,'' katanya. Ketua Panitia Undian Tamades, Supardi SE mengatakan, animo menabung nasabah BPR-BKK di Sragen cukup tinggi. Total tabungan masyarakat hingga semester I juni 2004 Rp 78,930 miliar. Dana tersebut berasal dari 85.000 nasabah. ''Kemelonjakan jumlah tabungan menunjukkan masyarakat semakin percaya kepada BPR-BKK,'' tutur Supardi SE yang juga Direktur BPR-BKK Karangmalang. (nin-49i) |