| Sabtu, 14 Agustus 2004 | SALA |
Ada Kendaraan yang Dilelang Tanpa Dilengkapi Surat-suratBALAI KOTA - Sejumlah kendaraan dinas yang dilelang Rabu (11/8) silam, ada yang tidak dilengkapi surat-suratnya. Beberapa di antaranya tidak dilengkapi Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) ataupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), lantaran dijual dalam bentuk paket besi rongsokan dan sisanya suratnya hilang. Namun menurut Kepala bagian Umum Pemkot Surakarta, Dra Eni Tiyasni Susana, pemenang lelang kendaraan dinas yang surat-suratnya tidak lengkap, tetap bisa mengurus berbagai perizinannya. "Kami sudah melaporkan kehilangan surat-surat tersebut pada Kepolisian dan Samsat, sehingga pemenang lelang tidak kesulitan mengurus STNK ataupun BPKB yang baru," kata dia, kemarin. Eni menuturkan, seluruh kondisi kendaraan dinas yang dilelang sudah diberitahukan dalam pengumuman, yang terpasang selama lebih dari dua minggu. Ketidaklengkapan kendaraan juga tercantum dalam pengumuman tersebut, misalnya STNK atau BPKB hilang. Kondisi fisik kendaraan juga bisa dilihat di pool masing-masing unit kerja. Dengan demikian, kata Eni, tidak ada keluhan yang datang dari peserta lelang berkait keadaan tersebut. Dia menuturkan, lelang yang diikuti 240 PNS itu menghasilkan pendapatan jauh di atas target yaitu Rp 118 juta. Dari 45 mobil dan 15 sepeda motor dikumpulkan Rp 321.200.000. Dana hasil lelang tersebut diserahkan pada Kantor Keuangan Daerah untuk dimasukkan ke kas daerah. Seluruh kendaraan yang ditawarkan laku terjual. Bahkan usai lelang, sudah separo kendaraan langsung dibayar pemenangnya. Namun, ada berapa yang tidak diambil, lantaran hasilnya masih dibawa petugas dari Kantor Perbendaharaan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN). (G18-17b) |