logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 14 Agustus 2004 NASIONAL
Line

Tak Ada Ancaman Teror


OBOR OLIMPIADE: Atlet lompat jauh Yunani, pemegang medali perak, Niki Bakoyianni, memperlihatkan obor Olimpiade sebelum menyalakan di kauldron di depan Acropolis, salah satu bangunan sejarah di Athena, Yunani. Penyalaan api itu merupakan rangkaian acara pembukaan Olimpiade 2004.(55t)

ATHENA- Para agen spionase top dunia, Jumat (13/8) kemarin menyatakan Olimpiade Athena aman, mereka tidak mendapat satu pun isyarat adanya kemungkinan serangan menjelang pembukaan Olimpiade.

Personel keamanan olimpiade kali ini berjumlah sangat banyak, dengan tujuh banding satu atlet. Artinya, setiap satu atlet akan dilindungi oleh tujuh petugas keamanan. Itu sebabnya seperlima anggaran dihabiskan untuk keamanan.

Setelah beberapa tahun dinilai persiapan Yunani terlalu lambat, panitia penyelenggara (ATHOC) mengatakan, Athena siap total menggelar sebuah pesta olahraga yang bagus. Menteri Ketertiban Umum Yunani, George Voulgarakis meyakini bahwa pengeluaran empat kali lipat yang dikeluarkan oleh pemerintahnya dibanding Olimpiade Sydney untuk pengamanan, merupakan investasi bagus.

70.000 Pasukan

"Kami tidak mengidentifikasi satupun ancaman terhadap Yunani," kata Voulgarakis. Laporan keamanan terakhir badan intelijen top dunia, termasuk CIA dan Skotland Yard, menunjukkan sedikitnya komunikasi e-mail atau telepon antarpara tersangka serta tidak ada bukti tentang adanya kemungkinan serangan pada Olimpiade, tambah Voulgarakis.

Operasi keamanan terbesar Eropa membuat yakin ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Jacques Rogge yang mengatakan Yunani telah melakukan "segala sesuatu yang mungkin secara manusiawi".

Lusinan pemimpin dunia diperkirakan bergabung dengan 10.500 atlet pada upacara pembukaan dinihari tadi. Mereka dilindungi oleh 70.000 pasukan Yunani bersama tentara, pesawat terbang dan kapal dari anggota NATO. Yunani memberitahu dunia menjelang Athena 2004 bahwa Olimpiade akan menjadi sama spektakulernya dengan pendahulu mereka di masa kuno.

"Rakyat kami siap. Seluruh dunia akan menemukan bahwa Yunani modern memiliki ambisi dan kemampuan yang sama seperti Yunani kuno yang memberi kami Olimpiade," kataGianna Angelopoulos, ketua penyelenggara tentang pesta olahraga berharga 7,34 miliar dolar AS itu. (rtr,F3,ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA