| Sabtu, 14 Agustus 2004 | SEMARANG |
Diminta Perhatikan Nasib Petani TembakauGROBOGAN-Bila tidak ada aral melintang, rencananya hari ini calon terpilih anggota DPRD Grobogan periode 2004-2009 dilantik. Beberapa eleman masyarakat, termasuk petani tembakau, menaruh harapan terhadap anggota Dewan yang baru itu agar memperjuangkan aspirasi mereka. "Kami berharap, anggota Dewan lebih memperhatikan nasib rakyat kecil, terutama petani tembakau yang mulai memasuki masa panen ini. Jangan sampai nasib petani di Grobogan terpuruk," kata M Labib, tokoh masyarakat Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, kemarin. Lebih lanjut dia mengatakan, Dewan yang baru tentunya membawa semangat baru serta lebih cerdas dalam menangkap permasalahan di masyarakat bawah. Hal senada diungkapkan Ketua Grobogan Corruption Watch (GCW), A Zaini M SH. Menurutnya, anggota Dewan yang baru harus lebih memperjuangkan rakyat. "Jangan aji mumpung. Sebab, bila mereka tidak memperhatikan rakyat Grobogan, kami bersama elemen masyarakat lainnya akan mengajukan mosi tidak percaya," katanya. Tak hanya petani tembakau, kata dia, tapi seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Grobogan juga harus diperhatikan. Dengan demikian, Grobogan bisa menjadi lebih maju lagi. Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, anggota DPRD Grobogan Ir H M Nurwibowo mengatakan, pihaknya akan berusaha memperjuangkan aspirasi rakyat Grobogan, termasuk para petani. Untuk itu, dia berencana akan mempertemukan petani tembakau dengan dinas teknis terkait. "Saya dengar, Dinas Pertanian akan mengusahakan untuk mencari pembeli tembakau," katanya. Sementara itu, hari ini sebanyak 45 calon terpilih anggota DPRD Grobogan mengikuti pengucapan sumpah yang akan dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Purwodadi, di kantor Dewan setempat. Selain itu, juga akan dilangsungkan penyerahan pimpinan lama kepada pimpinan sementara DPRD Grobogan, yang ditandai dengan penyerahan palu dan buku memori. Ketua Divisi Pemungutan Suara dan Penetapan Pemilu KPUD Grobogan, Afrosin Arif SPd mengatakan, pimpinan sementara adalah Parpol yang memperoleh kursi terbanyak di DPRD Grobogan. Karena yang meraih kursi terbanyak adalah PDI-P dan Partai Golkar, maka yang berhak menjabat pimpinan sementara adalah wakil mereka. Hasilnya, kata dia, pimpinan sementara DPRD Grobogan meliputi ketua sementara M Yaeni SH dari PDI-P, peraih kursi terbanyak pertama, serta wakil ketuanya Drs H Supomo dari Partai Golkar peraih kursi terbanyak kedua. (H3-73a) |