| Kamis, 12 Agustus 2004 | SEMARANG |
Disiapkan Dana Rp 84 Juta untuk Tujuh Belasan
UNGARAN- Perayaan tujuh belasan tahun ini di Kabupaten Semarang dipastikan marak. Bupati Semarang Bambang Guritno bakal terjun langsung bersama warga selama perayaan yang diperkirakan menelan dana Rp 84 juta tersebut. "Dana ini sepenuhnya untuk kegiatan tujuh belasan. Selama pelaksanaan, Bupati sudah menjadwalkan untuk mengikuti berbagai event seperti jalan sehat dan pawai pembangunan (karnaval-Red)," ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Semarang Daryanto, kemarin. Dana sebesar itu dialokasikan lantaran sebagian besar kegiatan lebih bersifat massal. Puncak rangkaian jalan sehat mingguan pada 29 Agustus mendatang, misalnya, akan melibatkan paling tidak 5.000 orang. Untuk acara tersebut, Pemkab membagikan puluhan hadiah bernilai jutaan rupiah, seperti televisi, kulkas, dan sepeda motor. Puncak acara, lanjut dia, akan ditutup dengan pesta rakyat di Alun-alun. Namun, pihaknya masih belum tahu jenis hiburan tradisional apa yang akan dipentaskan nanti. Pemantauan Suara Merdeka di lapangan menunjukkan sebagian besar instansi mulai berbenah. Untuk mempercantik halaman kantor terpasang umbul-umbul, bendera merah putih, dan lampu penjor. Beberapa kantor juga terlihat ramai menggelar lomba karaoke. Sayangnya, aktivitas di perkantoran ini belum begitu terlihat di perkampungan. Banyak kampung-kampung, terutama di pusat kabupaten, masih terlihat normal tanpa lampu penjor dan umbul-umbul. Salatiga Dari Kota Salatiga dilaporkan sebanyak 81 siswa SMA di kota itu telah mengikuti latihan sebagai pasukan pengibar bendera (paskibra) sejak 31 Juli lalu. Pelatihan paskibra yang dikoordinasi oleh Kodim Salatiga dan Dinas Pendidikan tersebut saat ini dipusatkan di Lapangan Pancasila Salatiga sejak pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Paskibra yang akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara HUT Ke-59 Kemerdekaan RI di Lapangan Pancasila Salatiga tersebut dibagi tiga kelompok, yakni Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45. Mereka juga akan bertugas menurunkan bendera pada sore harinya di tempat yang sama. Menurut salah seorang pelatih yang juga mantan anggota paskibra Rony Yulianto, seleksi paskibra telah dilakukan sejak Mei. Seleksi terdiri atas kemampuan baris-berbaris, pastur tubuh, kesehatan badan, dan pengetahuan umum. ''Pada Sabtu (14/8) mereka akan melakukan geladi bersih di Lapangan Pancasila. Pada Senin (16/8) mereka akan dikukuhkan sebagai paskibra di ruang sidang Pemkot oleh Wali Kota Salatiga H Totok Mintarto,'' ujar dia. Demak Berbagai lomba memperingati HUT Ke-59 RI di Kabupaten Demak kemarin berlangsung meriah. Sejumlah pegawai dan anggota Bhayangkari Polres Demak, Tim Penggerak PKK, dan dinas/instansi Pemkab Demak turut menyemarakkan suasana tujuh belasan di Kota Wali. Lomba itu antara lain bola voli, balap karung, menggulung kendit, memukul kantong berisi air dengan mata tertutup, tarik tambang, memasukkan bola ke dalam tong plastik dengan mata tertutup, dan lain-lain. Dalam lomba tarik tambang wanita peserta dari Kantor Bappeda dikalahkan oleh Kantor Catatan Sipil. Namun, pada lomba bola voli putra, tim Bappeda justru mengungguli Kantor Bagian Informasi dan Komunikasi (Inkom) Setda dengan skor 2-1. Pada lomba itu Kepala Bappeda Drs H Haryanto MM ikut memperkuat Tim Bola Voli Bappeda. Sementara itu, Bagian Inkom ada dua kasubag yang ikut yakni Kasubag Pemberitaan Agung Ardiyanto SSos dan Kasubag Dokumentasi dan Santel Suharto. Lalu, dalam lomba balap karung, Ny Mujiono dari Bhayangkari Demak menjadi juara pertama. Disusul Ny Anis (Kantor Catatan Sipil) dan perwakilan dari Kantor Perhubungan Demak sebagai juara kedua dan ketiga. Dinas/instansi Pemkab juga menggelar lomba bagi anak-anak. Lomba tersebut bersifat mendidik, rekreatif, dan menghibur. Para peserta sebagian putra-putri PNS dan masyarakat umum. YMT Kabag Inkom Setda Dra Endah Cahyarini MM didampingi Kasubag Pemberitaan Agung Ardiyanto SSos menyatakan, lomba itu pada prinsipnya terbagi menjadi dua bagian. Yaitu, lomba seni dan olahraga. Sementara itu, pada Selasa (10/8) di pendapa diadakan lomba rebana yang diikuti anak-anak SMA dan lomba menggambar yang diikuti pelajar SD. Selain itu, juga ada lomba koor lagu perjuangan tingkat SMP/MTs di pendapa, gerak jalan, sepak takraw, bola voli tingkat SMP dan SMA, serta karnaval. ''Peserta karnaval ini dari dinas/instansi, pihak swasta, sekolah, ormas, dan masyarakat umum,'' kata Agung. Rute karnaval dimulai dari depan Stadion Pancasila-Jl Sultan Fatah-Jl Bhayangkara-Jl Pemuda-Pecinan-di depan Masjid Agung. ''Peserta karnaval ini juga dilombakan. Begitu pula drum band, kesenian, dan mobil hias.'' Pada Minggu malam (15/8), pukul 19.00 diadakan selamatan dan tirakatan di pendapa. Pemkab juga akan mengunjungi Rehab Berbasis Masyarakat (RBM) di Desa Jatisono, Gajah, lalu ke Panti Asuhan Khaira Ummah di Desa Sriwulan, Sayung, Panti Asuhan Barokah di Desa Guntur, dan mengadakan donor darah yang diikuti masyarakat umum di Kantor Cabang PMI Demak. (rei,H2,F2-73i,84e) |