| Kamis, 12 Agustus 2004 | SEMARANG |
Mahasiswa Babak Belur DipukuliSALATIGA- Diduga akibat balas dendam, Daniel Taewa (22) mahasiswa UKSW asli Poso, Sulawesi Tengah yang kos di Jalan Kemiri I Salatiga, babak belur dianiaya dua lelaki tak dikenal yang bersenjata parang, Selasa sore (10/8). Akibat penganiayaan itu, kepala, bibir, dan wajah korban terluka. Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika korban duduk santai di depan rumah kosnya. Kemudian korban didatangi dua lelaki tak dikenal yang berboncengan sepeda motor sambil membawa parang. Ketika dihampiri, kedua lelaki tersebut langsung menanyai Daniel apakah dirinya berasal dari Poso Sulteng. Jawaban ''iya'' dari Daniel disambut pukulan dua lelaki tak dikenal tersebut. Kendati sempat melawan, karena dikeroyok, korban akhirnya tersungkur. Melerai Untunglah warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera melerai. Saat dipisah, kedua pelaku langsung kabur dengan sepeda motor. Korban yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit untuk diobati. Setelah diizinkan untuk rawat jalan, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Salatiga. Menurut salah seorang polisi, kedua penganiaya Daniel masih diburu. ''Ciri-ciri kedua pelaku yang disebutkan korban sudah kami ketahui. Kini sudah ada tim yang memburu orang yang menganiaya Daniel. Mengenai motif dan sebagainya, tentu akan kami tanyaan mengapa sampai terjadi kasus tersebut,'' kata seorang petugas Resmob Polres Salatiga, kemarin. (H2-89) |