logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 12 Agustus 2004 SEMARANG
Line

Pengalaman Baru

PEKERJAAN menjadi PR, memang baru pertama kali dilakoni oleh Vita Kusumaningrum(22), yang lebih akrab disapa dengan Vita, public relation PT PRPP. Dia bahkan belum memiliki pengalaman bekerja di bidang itu. Namun demikian, dia merasa enjoy dengan pekerjaannya. "Enjoy dan enak banget," katanya.

Alasannya, dia bisa mengenal banyak orang beserta karakternya, mempromosikan PRPP ke perusahaan-perusahaan besar di Jateng untuk menjadi sponsor kegiatan PRPP, dan juga bisa kenal artis terkenal beserta manajernya. Segala pekerjaan dilakukannya sebaik mungkin dan secepat mungkin. Dalam bekerja dia memiliki motto "Jangan tunggu sampai esok, dan lakukanlah apa yang seharusnya", jadi apa yang bisa dilakukan hari, ini akan dilakukannya tanpa ditunda lagi.

Putri tunggal dari pasangan Maryono dan Dyah Susmiarti Purwaningrum, juga bertugas sebagai sekretaris dengan mengatur agenda pertemuan dan rapat bagi pimpinannya.

Dia mengatakan seleksi untuk menjadi PR melalui tiga tahap, meliputi tes keperibadian, wawancara, dan komputer.

Motivasinya menjadi PR untuk mencari pengalaman baru, sekaligus sebagai pengisi waktu luang sambil menunggu wisuda Oktober nanti. Selama ini, dia kuliah di jurusan seni drama, tari, dan musik, Universitas Negeri Semarang. Alasannya memilih jurusan itu, karena sejak kecil sudah mengikuti berbagai lomba tari dan bidang kesenian lain, serta ingin lebih mengembangkan bakatnya.

Prestasinya pun tergolong bagus, karena hingga kini dia sudah mengoleksi 28 tropi dari berbagai kejuaraan yang diikutinya, baik di bidang kesenian, model maupun olahraga. Di antaranya dia pernah menjadi Duta Wisata Jateng 2002, juara 1 Putri Budaya Jateng dan DIY 2003, penari tunggal "Visit Asean Year 1994" yang ditunjuk Kabupaten Banyumas dalam menyambut kedatangan turis, dan juara 1 Geguritan (puisi Jawa) pada 1997. Tidak hanya di bidang kesenian dan modeling, dia juga pernah meraih juara 1 tenis meja pada saat duduk di kelas 5 SD hingga kelas 3 SMP di Purbalingga.

Kesibukan lain saat ini, dia menjadi pengajar sekolah modeling di Purbalingga untuk melatih peragawati cilik, berusia 6-13 tahun. Dia juga dua kali ditunjuk menjadi juri dalam lomba peragawati cilik. Dia juga mengajarkan tari tradisional, klasik, dan modern.

Meski lebih banyak berkecimpung di dunia tari dan model, saat ditanya siapa tokoh yang menjadi idolanya, dia menjawab Bimbim, drumer Slank. "Bimbim itu orangnya enjoy dan kayaknya hidupnya tanpa beban" katanya.

Obsesinya untuk masa mendatang, dia ingin menjadi seorang koreografer profesional. (Hernandhono-64)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA