logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Agustus 2004 SALA
Line

Mayat Mengambang di Bengawan Solo

KLATEN- Warga Kecamatan Wonosari, Klaten dikejutkan dengan penemuan mayat mengambang di aliran Bengawan Solo, di Dukuh Kwogokulon, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonosari, Klaten, Selasa (10/8), lebih kurang pukul 06.30. Mayat lelaki itu diperkirakan telah meninggal tiga hari sebelumnya.

Mayat kali pertama ditemukan warga yang hendak mandi di tepi Bengawan Solo.

Pada musim kemarau seperti saat ini, air sungai lebih jernih sehingga banyak warga yang memilih mandi dan cuci di tepi sungai.

Selasa pagi, seorang warga yang hendak mandi mencium bau busuk dari arah sungai. Curiga ada sesuatu yang tidak beres, dia menebar pandangan ke tengah sungai. Saat itulah, tatapan matanya tertuju pada sebuah benda terapung yang tersangkut di batu.

''Saya lari pulang tidak jadi mandi karena bau busuk itu ternyata dari mayat. Saya tidak sempat melihat mayat itu lelaki atau perempuan,'' ungkapnya saat dimintai keterangan aparat Polsek Wonosari, kemarin.

Kapolsek Wonosari Iptu Suwasi mengemukakan, mayat lelaki itu diperkirakan berumur 50-an tahun. Saat ditemukan mengenakan celana warna hitam sebatas lutut dan tidak berbaju.

Kondisi mayat sudah membengkak dan membusuk akibat terendam air dan terkena sinar matahari.

''Mayat langsung kami kirim ke Tegalyoso (RSUP Dokter Soeradji Tirtonegoro, Klaten) untuk divisum. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi belum mengetahui identitas mayat. Tidak ada warga sekitar tempat kejadian yang merasa kehilangan anggota keluarganya,'' papar Iptu Suwasi.(F5-20j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA