| Rabu, 11 Agustus 2004 | SALA |
Rp 1,75 M untuk Jembatan DengkengKLATEN - Panitia anggaran DPRD Klaten akhirnya menyetujui alokasi dana Rp 1,75 miliar untuk pembangunan kembali jembatan Dengkeng di perbatasan Klaten-Sukoharjo, yang patah karena pilarnya ambles, 4 Februari 2004 lalu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), H Soekemi ST MM, didampingi Kasubdin Bina Marga Ir H Tajudin Akbar mengatakan, persetujuan dana Rp 1,75 miliar itu baru di tingkat panitia anggaran. Keputusan finalnya akan diambil dalam sidang paripurna Rabu (11/98) ini. ''Kemungkinan, September proyek pembangunan konstruksi bawah bisa dimulai. Kalau lancar, Desember konstruksi bawah selesai. Tahun 2005, rangka dari pusat turun dan dana Rp 1 miliar dari Sukoharjo untuk membuat lantai,'' kata Soekemi, kemarin. Dia mengatakan, anggaran pembangunan jembatan semula Rp 1 miliar lalu menjadi Rp 1,75 miliar. Hal itu karena Klaten sebagai pihak yang aktif memperjuangkan pembangunan kembali jembatan tersebut, harus menanggung biaya lain-lain. ''Misalnya, pajak pertambahanan nilai (PPn) Rp 200 juta, membuat perencanaan yang biayanya ditaksir Rp 120 juta, biaya supervisi Rp 60 juta, serta labotarorium Rp 20 juta. Jadi untuk pembangunan konstruksinya Rp 1,2 miliar,'' kata Soekemi. Menurut dia, pembengkakan dana tersebut tidak akan menambah defisit APBD yang saat ini sudah mencapai Rp 17,6 miliar. Pemkab Klaten akan mengambilkan dana perbaikan jembatan dari potensi daerah. Penunjukan Ketua Komisi D DPRD Klaten yang juga anggota panitia anggaran, Drs Anang Widayaka mengungkapkan, pembangunan jembatan itu membutuhkan Rp 3,75 miliar. Sumbernya, Rp 1,75 miliar dari APBD Klaten, Rp 1 miliar dari Sukoharjo, dan Rp 1 miliar dari APBD Provinsi. Adapun kerangka merupakan bantuan dari Pusat yang nilainya diperkirakan Rp 1 miliar.(F5-49i) |