logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Agustus 2004 PANTURA
Line

Perajin Pertanyakan Komitmen Realisasi KTA

BREBES - Kebijakan kredit tanpa agunan (KTA) untuk usaha kecil menengah yang digulirkan Direktorat Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Dirjen IDKM Depperindag), akhir Juni lalu hingga kini belum dirasakan para perajin Kabupaten Brebes.

Padahal, kebijakan tersebut sudah lama diharapkan para perajin kecil dan menengah. Lahirnya kebijakan KTA merupakan solusi permasalahan utama di kalangan pengusaha kecil yang tidak memiliki kecukupan modal.

Ketua Lembaga Pengembangan Agrobisnis Pedesaan (LPAP) Kabupaten Brebes Duryani mengemukakan, pihaknya sudah melayangkan surat sehubungan dengan lahirnya kebijakan KTA untuk pengusaha kecil dan menengah. Namun hingga kini belum ada realisasi.

Di wilayah kabupaten paling barat Jateng, lanjut dia, terdapat ratusan perajin kelas menengah dan kecil. Para perajin sebagian besar menggerakkan industrinya dalam skala rumah tangga. Selama ini mereka menjalankan usaha dengan modal yang diperoleh sedikit demi sedikit dari keuntungan. Padahal, dari aspek pemasaran dan kualitas produk mereka terbilang tidak kalah dengan produk industri besar lain.

Duryani menjelaskan, permohonan bantuan KTA telah mendapat persetujuan dari Dirjen IDKM dan meneruskan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Brebes. Namun ternyata setelah dikonfirmasikan ke dinas setempat, kebijakan tersebut belum turun. Sementara itu, kredit tanpa agunan yang ada dirasakan tidak terjangkau para perajin karena bunga kredit dinilai terlalu tinggi. "Masa kami yang modalnya pas-pasan ini mau dimintai bunga 2%," ujar dia.

Duryani berharap pemerintah meninjau kembali program KTA, terutama bunga yang ditetapkan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perindustrian dan Perdagangan, Drs Saeban mengatakan, dinasnya belum menerima juklak dan juknis KTA. Namun, pihaknya sudah memperoleh sosialisasi program tersebut dari PT Bank Mandiri dan Bank Artha Graha. Sosialisasi itu pada pada prinsipnya menyetujui program KTA dengan syarat jaminan dari dinas terkait. Pinjaman berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 25 juta dengan bunga 1,8% hingga 2%. (on-90i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA