| Rabu, 11 Agustus 2004 | NASIONAL |
Murdoko dan Hasbi Bersaing Rebut Kursi Ketua DPRD Jateng
SEMARANG- Empat kursi pimpinan DPRD Jateng mulai hangat dibicarakan. Kendati anggota Dewan periode 2004-2009 baru akan dilantik pada 3 September mendatang, beberapa partai yang memperoleh jatah kursi besar mulai mengincar pucuk pimpinan legislatif Jateng. Informasi yang beredar di Gedung Berlian, kursi ketua Dewan kemungkinan bakal diisi dari PDI-P atau Partai Golkar. Namun, pengisian jabatan tersebut masih menunggu hasil pemilihan langsung ataupun koalisi antarpartai. Selain satu kursi ketua, partai-partai yang memiliki wakil di DPRD Jateng juga berebut kursi tiga wakil ketua. Menurut perkirakan, persaingan sengit justru terjadi saat perebutan kursi wakil ketua. Sebab, perolehan suara beberapa partai hampir merata. Seperti diberitakan, PDI-P Jateng memperoleh 31 kursi di DPRD Jateng, Partai Golkar 17 kursi, PKB 15 kursi, PPP 10 kursi, PAN 10 kursi, Partai Demokrat 10 kursi, dan PK Sejahtera 7 kursi. Dari komposisi tersebut, PDI-P memiliki kans terbesar. Akan tetapi, kemungkinan perlu menjalin koalisi dengan partai lain untuk memperkuat suaranya. Menurut keterangan Wakil Ketua DPRD Jateng Abdul Kadir Karding, pemilihan pimpinan Dewan Jateng kemungkinan menggunakan model voting. Dengan demikian, tiap-tiap partai di Dewan memiliki hak untuk mengajukan calonnya. Sebuah sumber di Gedung Berlian menyebutkan, Ketua DPD PDI-P Jateng Murdoko dan Ketua DPD Partai Golkar HM Hasbi berpeluang besar menduduki kursi ketua Dewan. "Keduanya tampaknya sama-sama berkeinginan untuk duduk di kursi ketua," ungkap sumber yang wanti-wanti supaya namanya tak ditulis. Saingan terdekat PDI-P memang dari Partai Golkar. Bila partai berlambang pohon beringin itu mampu berkoalisi dengan partai-partai lain, kans PDI-P bisa tertutup. Namun anggota DPRD Jateng dari Partai Golkar Drs H Noor Achmad MA mengemukakan, partainya belum mengadakan rapat internal untuk membahas masalah pimpinan DPRD Jateng mendatang. "Itu merupakan keputusan partai, namun sekarang Dewan belum mengadakan rapat," ujar anggota Komisi A DPRD Jateng itu. Hanya, Murdoko hingga semalam belum bisa dimintai konfirmasi tentang masalah tersebut. Soal peluang kader PDI-P dan Partai Golkar masuk ke kandidat terkuat ketua, Kadir menyatakan belum bisa memastikan karena yang menentukan adalah anggota Dewan. Dia mengakui, saat ini mulai ada penjajakan antarpartai. "Perebutan kursi ketua Dewan itu bisa jadi tidak terlepas dari koalisi antarpartai," katanya. Untuk komposisi wakil ketua Dewan, dia menyatakan PKB dan PPP berpeluang maju. Dengan perolehan 15 kursi, PKB masuk dalam empat besar yang memperoleh wakil terbanyak. Sementara itu, PPP memiliki kursi yang sama dengan PAN dan Partai Demokrat. "Sesuai dengan Kepmendagri Nomor 162/2004 tentang Susunan dan Kedudukan Anggota DPRD, PKB dan PPP bisa mendudukkan wakilnya sebagai salah satu pimpinan Dewan," tuturnya. Fraksi Gabungan memang bisa mencalonkan wakilnya, namun syaratnya cukup banyak. (G1-78j) |