| Rabu, 11 Agustus 2004 | NASIONAL |
Armed Lolos ke Babak SelanjutnyaDENGAN dukungan komunitas Republik Aeng-aeng dan Masyarakat Peduli Solo, Armed, kontestan KDI dari Solo lolos ke babak selanjutnya. Namun pada konser KDI semalam (10/8) di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Eva harus tersingkir menyusul kontestan dari Yogyakarta lainnya, Aidil. Meski pada akhir pengumpulan sms, Armed hanya menduduki peringkat enam dari delapan konstestan yang tersisa, tapi penampilan satu-satunya wakil dari Jateng ini masih mendapat pujian dari dewan penilai. ''Kamu mempunyai (warna) suara yang khas. Cuma olah tubuh musti semakin diasah, karena kamu menari dengan takut-takut,'' komentar Dewi Gita. Pujian senada diutarakan oleh Titik Puspa. Namun demikian penilaian yang berbeda diajukan oleh Fasal Dath, ''Banyak keragu-raguan dalam (cara) menyanyikan lagumu, sehingga kontrol tune-nya banyak yang ngawur, yang berakibat kemampuanmu tidak keluar,'' katanya. Armed yang sempat berduet dengan Maya menembangkan ''Haram'' karya Rhoma Irama memang lolos ke babak tujuh besar. Namun, menilik posisinya pada peringkat enam dalam pengumpulan sms pada polling terakhir cukup mengkawatirkan langkahnya ke depan. Sebagimana konser KDI sebelumnya dewan pengajar seperti Imam Badawi (pengajar vokal), Acan (tari) dan Soraya Haque (kepribadian) senantiasa bersetia mendampingi para anak didiknya. Selain tampak beberapa artis tenar cukup menikmati pertunjukan malam itu seperti Henky Tornando, Baby Sylvia, Pangky Suwito dan Yatty Octavia. Konser yang masih diiringi oleh Poerwatjaraka Band ini pun dalam catatan dewan penilai masih menyisakan kesalahan-kesalahan mendasar para konstestan, seperti penghayatan terhadap lagu yang kurang, olah tubuh yang masih ada keraguan dan penguasaan emosi yang belum terkendali. Dalam mengikuti konser KDI, diakui menjadi penyanyi dangdut mempunyai kesulitan tersendiri. Nonton Bareng Tengara bakal semakin bertambahnya dukungan masyarakat terhadap Armed Kartika Candra, kontestan KDI asal Solo, wakil Kota Semarang, agaknya telah dimulai. Hal itu tampak dari acara Nonton Bareng (Nonbar) KDI yang digelar di halaman Toko Buku Gramedia Solo, semalam. Acara yang diselenggarakan Tim Sukses Armed bekerja sama dengan Masyarakat Peduli Solo (MPS), Republik Aeng-Aeng, dan berbagai elemen yang lain itu boleh dibilang berlangsung cukup sukses. (G19, 20-81, 58) |