logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Agustus 2004 NASIONAL
Line

Roberto Kwateh Ingin Ulang Sukses di Sidoarjo

SEMARANG-Kemenangan 4-3 atas Deltras Sidoarjo pada putaran pertama Kompetisi Liga Bank Mandiri X, akan dijadikan modal untuk kembali menjungkalkan tim berjuluk the Lobster itu di Stadion Jatidiri, Rabu sore ini. Hasil pada putaran pertama itu, sedikit banyak bisa digunakan para pemain PSIS untuk melupakan dua kekalahan pada pertandingan tandang dan seri pada partai kandang melawan PKT, Minggu lalu. Kepercayaan diri pemain pun kembali pulih. Mereka tidak mau lagi mengulang hasil jeblok tersebut.

''Jelas kami tidak mau kehilangan poin lagi di kandang. Lawan Deltras nanti, kami akan main all out untuk memetik kemenangan,'' tegas striker asal Liberia, Roberto Kwateh.

Pada pertandingan putaran pertama, dia mencetak hattrick ke gawang tim yang saat itu ditangani Rudy William Keltjes. Gol-gol indah tersebut menjadi awal kebangkitannya dalam menjalani Kompetisi Liga Bank Mandiri musim ini. Tak heran, di pertandingan nanti, kwateh juga ingin kembali mengulang sukses di Stadion Gelora Delta Sidoarjo itu, dengan menjaringkan bola lagi ke gawang lawan. Dia berharap, gol-gol yang diciptakannya bisa membawa kemenangan bagi pasukan Mahesa jenar.

"Tiga gol berhasil saya ciptakan waktu itu. Bukan tidak mungkin di pertandingan nanti saya akan kembali membuat gol kemenangan. Saya akan berusaha keras untuk memenangi pertandingan,'' ujar top scorer Piala Emas Bang Yos ini.

Meski optimistis pasukan Mahesa Jenar bisa menang, namun Kwateh berharap timnya tetap waspada. Sebab, dia melihat kekuatan calon lawannya itu berbeda dibandingkan padaran pertama. Pada putaran pertama lalu, Deltras lemah.

Tangguh

Lini pertahanannya mudah diterobos pemain lawan. Namun, di putaran kedua ini, dia tidak mengetahui secara pasti. Dari hasil pertandingannya, dia melihat mereka semakin solid dan tangguh di tangan pelatih baru, Yusack Sutanto. Agustiar Batubara dan kawan-kawan berhasil menahan imbang PSS Sleman 1-1 dan mengalahkan Persib 4-0.

''Mereka sudah menjadi tim yang bagus. Kekuatannya tidak seperti di putaran pertama lalu. Jadi, pemain PSIS tetap harus waspada, khususnya pada pemain asingnya,'' harap pemain bernomor punggung 23 ini.

Kondisi PSIS sendiri dinilai semakin baik. Mereka bisa melupakan hasil jeblok saat ditahan PKT. Kehadiran Esaiah Pello Benson membuat lini tengah PSIS kian solid.

Lini belakang yang di pertandingan lawan PKT keropos, kembali kokoh dengan hadirnya Fofee Camara. Tentu saja, hal tersebut membuat kepercayaan diri pemain lebih tinggi lagi.

''Di pertandingan lawan PKT lalu, PSIS hanya kurang beruntung saja. Padahal, kami sudah berusaha main sebaik mungkin. Lawan Deltras, semoga keberuntungan berpihak kepada kami,'' kata pemain yang senegara dengan Kwateh, Esaiah Pello Benso. Dia berjanji akan memperlihatkan kemampuan terbaiknya untuk membawa tim asuhan Herry Kiswanto mencatat kemenangan. (H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA