logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 11 Agustus 2004 NASIONAL
Line

Sidang Pertama, Keduanya Tak Datang

JAKARTA-Sidang pertama gugatan cerai Dewi Yull-Ray Sahetapi kemarin berjalan singkat, tak lebih dari 10 menit. Sidang yang dipimpin Ketua PA Tiga Raksa, Drs H Maftuh Abubakar hanya membacakan penundaan sidang, karena pihak Ray Sahetapi tidak datang, sedangkan Dewi Yull diwakili pengacaranya, Edi Sudarwarso.

Karena Ray Sahetapi maupun pengacaranya tidak datang, maka sidang ditunda hingga 24 Agustus. Sementara mengenai penyebab perceraian itu, Edi Sudarwarso hanya menyebutkan, kalau perbedaan prinsip menjadi penyebab utamanya. ''Kalau lengkapnya seperti apa, lebih baik ditanyakan sendiri sama mbak Dewi Yull,'' tuturnya.

Edi kemudian menjanjikan mempertemukan wartawan dengan Dewi Yull di kediaman pasangan itu di bilangan Bintaro sore harinya. Namun ditunggu hingga malam, ternyata Dewi belum juga pulang ke rumahnya. Ia masih menjalani syuting film layar lebar besutan Deddy Mizwar berjudul 'Ketika'.

Wartawan yang menunggu akhirnya ditemui oleh Ida Leman yang menjadi sahabat Dewi sejak puluhan tahun lalu, ketika mereka sama-sama bermain dalam sinetron Losmen. Selain Ida, adik Dewi Yull, Budi Soendaryo serta adik ipar Dewi, Is Daryanto pun menemui wartawan untuk menjelaskan penundaan pertemuan dengan wartawan.

Keluarga Terpukul

Menurut Is Daryanto, berita mengenai perceraian Dewi dan Ray memang memukul perasaan seluruh keluarga besar. ''Tentu saja kami semua sangat kaget dan sedih mendengar keputusan mbak Dewi dan bang Ray. Tetapi kami tentu saja menyerahkan semua keputusan ini kepada mbak Dewi, karena memang dialah yang menjalani hidupnya,'' ungkap Is Daryanto yang juga seorang sutradara ini.

Is sendiri bertemu terakhir kali sebulan lalu. ''Waktu itu kami hanya membicarakan masalah pekerjaan, dan tidak ada tanda-tanda bahwa keluarga bang Ray sedang menghadapi masalah,'' tambahnya.

Sementara itu, Ida Leman yang bersahabat sangat dekat dengan Dewi Yull pun mengaku kaget mendengar kabar perceraian sahabatnya itu. ''Padahal bulan Mei lalu, kita sudah sepakat akan berumroh bersama nanti sebelum puasa, atau waktu puasa. Dewi mintanya seluruh keluarga berangkat bareng. Ternyata Allah berkehendak lain. Tapi ini kan belum final ya, saya masih berharap mereka mengurungkan niat untuk bercerai,'' tutur Ida lagi.(tn-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA