| Rabu, 11 Agustus 2004 | KEDU & DIY |
KPU Tunggu Tambahan DanaPURWOREJO- Pengajuan anggaran KPU Pusat Rp 411 miliar yang hanya disetujui Rp 31 miliar mencemaskan KPU daerah. Sebab jika dana untuk pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua hanya sebesar itu, tidak tertutup kemungkinan KPU daerah tidak akan mendapat tambahan biaya operasional. Ketua KPUD Purworejo Drs Muslikhin Madiani mengemukakan kekhawatiran itu, Selasa siang kemarin. Bila tidak ada tambahan, lanjutnya, maka KPU Purworejo akan mengandalkan bantuan Pemkab. Menurut perkiraan dia, Pemkab akan membantu biaya penyelenggaraan pemilu putaran kedua Rp 150.000/TPS. Kecuali itu, KPU akan memanfaatkan sisa dana pusat yang sebagian sudah dimanfaatkan untuk Pemilu Capres-Cawapres tahap pertama, sebesar Rp 27.500/TPS. Yang cukup melegakan, dana pusat untuk uang kehormatan petugas KPPS sudah ada. Dia menyebutkan, uang kehormatan bagi ketua KPPS Rp 50.000/orang, sedangkan anggota KPPS Rp 40.000/orang. Ongkos angkut kotak suara dari TPS ke desa, ujar Muslikhin, juga sudah turun, yakni Rp 7.000/TPS. ''Kami sangat berharap, KPU Pusat memberikan tambahan biaya operasional bagi petugas TPS,'' katanya. Pada bagian lain dia mengemukakan, pada pemilu 20 September mendatang diperkirakan jumlah pemilih di daerah itu akan bertambah. Pemilih Pemula Perkiraan itu didasari adanya pemilih pemula yang pada 20 September sudah berusia 17 tahun. Selain itu, akan ditambah anggota TNI/Polri yang memasuki masa purnawirawan. Dia mengungkapkan, pendaftaran ulang pemilih akan diakhiri pada 18 Agustus. Selanjutnya, pada 19 Agustus KPU akan mengumumkan daftar pemilih tetap (DPT). Berkenaan dengan itu, dia mengharapkan para pemilih pemula dan purnawirawan TNI/Polri untuk proaktif mendaftarkan diri.Dengan adanya perkiraan bertambahnya jumlah pemilih, KPU telah mempersiapkan sarana prasarana untuk 2.035 TPS. Pada Pemilu Legislatif 5 April lalu, di kota itu hanya tersedia 2.016 TPS dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 5 Juli 2.028 TPS. Menurut keterangan Ketua KPUD, anggaran dari pusat sebenarnya hanya untuk 2.028 TPS. Akan tetapi untuk cadangan tambahan pemilih disiapkan 2.035 TPS. ''Harapan kami, biaya angkut kotak suara yang hanya Rp 7.000/TPS bisa ditambah,'' imbuhnya.(yon-76j) |