| Rabu, 11 Agustus 2004 | BUDAYA |
Vista Orchestra Jajal JakartaMASIH hangat dalam ingatan kita akan penampilan menawan Vista Symphonic Orchestra di Krakatau Grand Ballroom Hotel Horison Semarang, akhir Mei lalu. Konser itu menghadirkan artis papan atas seperti Christopher Abimanyu, Memes, dan Once. Pentas yang juga menampilkan Addie MS sebagai guest conductor tersebut sekaligus dijadikan sebagai peresmian kelahiran kelompok musik simfoni itu sebagai grup orkestra milik Jawa Tengah atau Semarang pada khususnya. Kini orkestra pimpinan Paulus Surya (conductor/director) dan Steve Handoyo (music director/instructor) ingin mengulang sukses dengan menggelar konser di Hailai Jakarta, Jumat (13/8) malam lusa. Tema acaranya pun sama: "Movie Soundtracks and Opera Arias". Teatrikal "Vista mengetengahkan paduan pop dan klasik dalam performance baru, yakni dengan gaya teatrikal. Boleh dibilang ini merupakan terobosan baru dalam perkembangan musik orkestra di Indonesia," ujar Paulus, yang dijumpai di kediamannya di kawasan Semarang Indah. Sesuai tema acara, repertoar yang akan disuguhkan di Hailai Jakarta adalah lagu-lagu soundtrack film dan aria opera. Sebut saja "I Want to Spend My Life Time Loving You" (The Mask of Zorro), "Don't Cry for Me Argentina" (Evita), dan "Libiamo 'ne Calici" (La Traviata). Selain itu, Vista juga akan membawakan "Rodetzky March", "The Phantom of the Opera", dan lau nasional seperti "Tanah Air" dan "Rayuan Pulau Kelapa". Nomor mandarin "Co Qin Xin Shi Dai" dan "Qin Xen Xen Yu Mung Mung" juga akan disuguhkan. Vista Symphonic Orchestra beranggotakan 80 pemain musik yang sebagian besar masih berusia di bawah 20 tahun. Kelompok ini akan didukung Vista Singers yang terdiri atas grup Surya Vocalia, Quintet MC, duo Lena dan Puput, serta choir PSM Fakultas Hukum Undip. (Asep BS-81) |