| Senin, 09 Agustus 2004 | PEMILU 2004 |
Anggota KPID Didominasi Kalangan AkademisiPANITIA Khusus (Pansus) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DPRD Jateng telah menetapkan tujuh nama calon terpilih anggota KPID. Ketujuh orang tersebut adalah Mochamad Riyanto SH MSi, Prof H Abdurrahman Mas'ud MA PhD, Dra Liliek Budiastuti Wiratmo MSi, Drs Amirudin MA, Hari Wiryawan SH MH, Amanu Romli SSos, dan Drs Wisnu Tri Hanggoro MPhil MWS. Adapun tujuh nama calon pengganti antarwaktu yang ditetapkan pansus, yakni Ir Susatriyo Djatmiko, Drs Dwi Sasono, Siti Maghfiroh, Zaenal Mahirin, Basukiyatno SH MPd, Drs H Kusnadi MSi, dan Muh Zailani Tamaka. Siapa sebenarnya tujuh orang yang akhirnya ditetapkan oleh Pansus KPID dan tak jauh dari rekomendasi tim pakar tersebut? Calon terpilih pertama, Mochamad Riyanto SH MSi, adalah dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang. Jabatan yang dia pegang sejak 1998 sampai saat ini sebagai Pembantu Rektor III (Bidang Kemahasiswaan) Untag. Pria kelahiran Semarang, 2 Januari 1962 tersebut selama ini juga dikenal sebagai Wakil Ketua Aspekindo Jateng, Sekretaris Dewan Pertimbangan DPP Asosiasi Pengusaha Pembibitan, dan Sekretaris Asosiasi Biro Reklame Semarang (ABRS). Lulus dari FH Untag pada 1986. Suami dari Rini Retnowinarni SH tersebut melanjutkan S2-nya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan mengambil Program Studi Ketahanan Nasional dan lulus pada 1995. Di bidang penyiaran, Riyanto pernah menjadi pemakalah dalam pembahasan RUU Penyiaran yang diselenggarakan PRSSNI Jateng di Semarang, 16 September 2002 lalu. Selain itu, juga sebagai nara sumber masalah penyiaran pada program "Lesehan Simpanglima" TVRI Jateng. Calon terpilih kedua adalah Prof H Abdurrahman Mas'ud MA PhD. Pria kelahiran Kudus, 16 April 1960, tersebut banyak dikenal sebagai seorang Guru Besar Sejarah Islam di IAIN Walisongo Semarang sekaligus Direktur Pascasarjana di kampus tersebut. S1-nya didapat dari Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1987. Adapun S2 dan S3-nya diperoleh dari University of California Los Angeles (UCLA) masing-masing pada 1992 dan 1997. Di bidang penyiaran, satu-satunya anggota KPID yang menguasai bahasa Arab, selain bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tersebut, pernah menjadi Pemred Buletin Oase di LA. Selain itu juga sebagai Konsultan Milenium Broadcasting Station Fakultas Dakwah. Calon terpilih ketiga adalah Dra Liliek Budiastuti Wiratmo MSi. Istri dari Drs Sigit Wiratmo tersebut merupakan satu-satunya wanita dari ketujuh anggota KPID. Wanita kelahiran Solo, 31 Januari 1962 itu selama ini dikenal sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIK) Semarang. Lulus dari FISIP UNS 1986. Adapun S2-nya bidang Ilmu Komunikasi juga didapatkan dari UNS. Selanjutnya, calon terpilih keempat, Drs Amirudin MA. Pria kelahiran Purwokerto, 24 Oktober 1967 itu adalah dosen Ilmu Komunikasi FISIP Undip. Lulus sarjana 1992 dari Jurusan Ilmu Komunikasi Undip, sedangkan S2-nya dia dapat dari Antropologi Universitas Indonesia (UI) pada 2002. Dia juga pernah mendapatkan pendidikan khusus diploma course bidang Komunikasi di University of Copenhagen Denmark pada 1996. Selain aktif di Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), suami dari Tri Kartika Yuliana tersebut juga merupakan Ketua Masyarakat dan Persatuan Wartawan Indonesia Pemantau Pemilihan Umum (Mapilu-PWI) Jateng. Pengalamannya antara lain sebagai peneliti Puslit Sosial Budaya Lemlit Undip, peneliti dengan Batan (2002-sekarang), peneliti dengan Population Council 2002, dan peneliti dengan Unicef 1998. Calon terpilih kelima adalah Hari Wiryawan SH MA. Pria kelahiran Magelang, 5 Oktober 1963 tersebut merupakan Ketua Jurusan Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid Surakarta sejak 2003 sampai sekarang. Selain itu, juga sebagai Direktur Lembaga Pers dan Penyiaran Surakarta (LPPS) sejak 2003 sampai sekarang. Suami dari Etik Mistiani SKM tersebut lulus dari FH Universitas Airlangga Surabaya 1983. Gelar S2-nya didapatkan dari Bond University, Cold Coast, Australia, Jurusan Broadcasting. Selanjutnya, calon terpilih keenam, Amanu Romli SSos, seorang karyawan di TVRI Jateng. Suami dari Wahyuni Puji Astuti yang lahir di Madiun, 9 Mei 1956 tersebut pernah juga bertugas di TVRI Surabaya, antara lain sebagai Chief Duty Editor dan Coordinator of News Hunter and Tele News Conference. Gelar S1-nya diperoleh di STIK pada 2002. Sebelumnya dia menempuh pendidikan di Akademi Pembangunan Masyarakat Desa (APMD) Yogyakarta dan lulus 1981. Adapun calon terpilih ketujuh, Drs Wisnu Tri Hanggoro MPhil MWS. Suami dari Tri Manonsih yang lahir di Semarang, 28 Juli 1959 tersebut selama ini dikenal sebagai Direktur Lembaga Studi Pers dan Informasi (Lespi). Gelarnya sarjananya diperoleh dari Fakultas Filsafat UGM pada 1985. Adapun S2-nya sama-sama diperoleh dari Institute for Christian Studies (ICS) Toronto Kanada. Master of Worldview Studies dia dapat pada 1994, sedangkan Master of Philosophical pada 1996. Wisnu pernah menjadi dosen di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Anggota Dewan Panasihat Pewarta Foto Indonesia tersebut juga mengatongi pengalaman sebagai Operating Director PT Krisnadi Wibawa Jakarta dan instruktur HRD PT Widya Sasmita Abadi Jakarta.(Setiawan Hendra Kelana-58j) |