logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 09 Agustus 2004 OLAHRAGA
Line

Perombakan Tim Hasilkan Kemenangan 4-1

JEPARA- Persijap mempertahankan ''tradisi'' menang melawan PSSB Bireuen. Pada putaran pertama Kompetisi PSSI Divisi I Wilayah Barat, mereka menang 3-0 di kandang lawan.

Minggu kemarin, ketika giliran menjadi tuan rumah, anak-anak Jepara kembali unggul. Dengan perombakan yang dilakukan pelatih, mereka menang 4-1. Gol-gol tuan rumah dicetak Miro Baldo Bento (menit ke-8 dan 27), Oliveira (46), serta Simamo Bertrand (52). Tim tamu memperkecil kekalahan melalui M Nasir (81).

Hasil itu membuat PSSB semakin terpuruk pada posisi juru kunci. Dalam 17 kali pertandingan, mereka baru mengantongi nilai 8, hasil dari sekali menang, 5 seri dan 11 kalah, selisih gol 12-36.

Bagi tim Laskar Kalinyamat, kemenangan yang diraih semakin mendekatkan metreka ke puncak klasemen. Nilai yang diraih 28, hasil 8 kali menang, 4 seri dan 4 kalah. Selisih gol 26/16. Tim asuhan Rudy William Keltjes itu akan menjamu PSBL Langsa, Rabu lusa (11/8), dan PSDS Deli Serdang, Minggu mendatang (15/8).

Kemenangan di depan tujuh ribu penonton merupakan buah dari perombakan pemain belakang dan sayap yang dilakukan pelatih. Begitu babak pertama dimulai, para personel Laskar Kalinyamat tak sedikit pun memberikan kesempatan para pemain lawan untuk menyerang.

Terhitung pada tujuh menit babak pertama tercipta empat peluang. Peluang kelima berhasil diselesaikan oleh Bento.

Didit Thomas yang biasanya sebagai bek kanan, selama dua kali 45 menit mampu menunjukkan ketajamannya sebagai pemain sayap menggantikan Anjar JW. Dua gol yang diborong Bento merupakan hasil dari assist yang diberikannya. Bahkan, pemain yang sangat tenang dan taktis itu beberapa kali membahayakan gawang lawan.

Kecerdikan Oliveira

Gol ketiga tercipta karena kecerdikan kapten tim Arilson de Oliveira. Mantan andalan PSIS Semarang ini melewati dua pemain lawan, lalu melepaskan tembakan menyusur tanah dari arah kiri gawang yang tidak bisa diselamatkan penjaga gawang Zaenuri.

Gol terakhir tercipta berkat kerja sama manis antara Widianto Akhmad dan Oliveira dengan bola-bola pendek di sebelah kanan mulut gawang. Simamo yang menggantikan Bento, berdiri bebas. Dia berhasil ''menyantap'' umpan manis Oliveira menjadi gol.

Mukhlisin yang dipercaya Keltjes menggantikan posisi Hery Setiawan selama 90 menit, bertugas dengan baik -meski kadang-kadang kurang disiplin menjaga daerahnya.

Usai pertandingan, pelatih PSSB Bachtiar July mengakui, kekalahan timnya terjadi karena kalah start sejak menit awal.

Bagi Keltjes, kemenangan melawan PSSB sudah dapat diprediksikan. ''Saya menghendaki anak-anak dapat mencetak gol sebanyak-banyaknya. Namun, para pemain tergesa-gesa, karena bernafsu ingin mencetak gol. Tapi tak apalah. Yang penting, anak-anak sudah dapat memenangi pertandingan,'' tutur mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini.

Selain menambah poin, kemenangan juga semakin menambah tebal saku pemain. Manajemen tim mengucurkan bonus Rp 32,5 juta. Perinciannya, bonus kemenangan Rp 25 juta, ditambah Rp 7,5 juta untuk selisih tiga gol kemenangan. ''Itu bonus untuk pemain. Pelatih mendapatkan bonus sendiri,'' ujar Manajer Tim H Setiyono.

Hadiah utama sepeda motor Honda Supra yang diundi dari karcis penonton, diraih H Rofik, warga Desa Bangsri RT RT 1/RW I, Kecamatan Bangsri, Jepara. (kar,mds-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA